BPS Nias Utara Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Desa Cinta Statistik di Lahewa

  • 22 Apr 2026 19:51 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nias Utara melaksanakan Sosialisasi dan Pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di tiga desa lokus, yakni Desa Afia, Desa Lasara, dan Desa Onozalukhu. Kegiatan dipusatkan di Kantor Desa Lasara, Kecamatan Lahewa, Senin 21 April 2026.

Mewakili desa lokus, Kepala Desa Onozalukhu menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi ini. Ia mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir agar pemahaman tentang pengelolaan data desa semakin baik.

Sekretaris Dinas Kominfo Nias Utara Terima Syukur Zebua, S.T., M.M. dalam sambutannya menegaskan Dinas Kominfo merupakan salah satu pendukung utama BPS Nias Utara dalam mewujudkan data yang dapat dipertanggungjawabkan. “Desa Cantik adalah singkatan dari Desa Cinta Statistik, program nasional BPS yang diteruskan BPS Nias Utara bersama Pemerintah Kabupaten Nias Utara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Terima Syukur mengingatkan kelemahan selama ini dalam keakuratan data. “Terkadang informasi dan data disampaikan hanya berdasarkan perkiraan tanpa data pasti. Lewat Sosialisasi Desa Cantik ini, tiga desa lokus diharapkan menjadi contoh dalam menyampaikan data yang akurat,” ujarnya.

Kepala BPS Nias Utara Darma Beriman Telaumbanua, SE., MM menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang hadir serta kepada aparatur Desa Lasara yang menjadi tuan rumah. Ia menjelaskan, penetapan tiga desa lokus dilakukan setelah koordinasi dengan Dinas PMD Nias Utara.

“Berdasarkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, pembangunan dimulai dari desa. Tanpa data yang akurat, pembangunan tidak bisa tercapai dan kebijakan tidak bisa dirumuskan dengan tepat. BPS mendapat amanat menyelenggarakan pembinaan statistik sektoral agar pemerintah desa memiliki pemahaman yang sama dalam pengelolaan dan pemanfaatan data,” kata Darma.

BPS berharap dukungan dan peran aktif semua pihak agar pembinaan Desa Cantik berkelanjutan. Output yang diharapkan dari program ini antara lain profil desa, monografi desa, dan berbagai inovasi yang memberi kemudahan akses pengelolaan data desa.

Sementara itu, Camat Lahewa menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Cantik. “Dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, semuanya harus berdasar data. Jika data tidak lengkap, prioritas pembangunan tidak bisa tercapai,” tegasnya. Ia berharap sosialisasi ini membuat aparatur desa lebih peka terhadap data dan mampu menyusun data desa yang lebih baik.

Hadir dalam kegiatan ini perwakilan Bapperida Nias Utara, Dinas PMD Nias Utara, Diskominfo Nias Utara, Kepala BPS Nias Utara beserta jajaran, Camat Lahewa, serta perangkat Desa Lasara, Desa Afia, dan Desa Onozalukhu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....