Pengelolaan e-BLUD Puskesmas Harus Profesional, Transparan, dan Akuntabel

  • 11 Apr 2026 17:01 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli, Everoni Mendrofa, SKM, M.Kes, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas melalui Aplikasi e-BLUD yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD), ditandai dengan penyematan tanda pengenal kepada peserta pelatihan.

Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di sektor pelayanan publik, khususnya pada Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

“Penerapan aplikasi e-BLUD terintegrasi SIPD bukan hanya sebagai bentuk modernisasi sistem, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan efisiensi pelayanan, transparansi, serta akuntabilitas pengelolaan keuangan. Melalui sistem ini, diharapkan seluruh proses mulai dari perencanaan, penatausahaan hingga pelaporan keuangan dapat dilakukan secara real-time, akurat, dan terintegrasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan bahwa keberhasilan implementasi sistem ini sangat bergantung pada kesiapan dan komitmen sumber daya manusia. Oleh karena itu, para peserta pelatihan, khususnya pengelola keuangan dan operator aplikasi Puskesmas, diminta untuk mengikuti kegiatan dengan serius, aktif berdiskusi, serta memahami secara menyeluruh alur penggunaan aplikasi.

Peserta pelatihan terdiri dari para Kepala UPTD Puskesmas se-Kota Gunungsitoli, pengelola keuangan, serta operator aplikasi Puskesmas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris BPKAD Kota Gunungsitoli serta seluruh pejabat struktural di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli.

Selama tiga hari pelaksanaan 8 April hingga 10 April 2026, kegiatan diisi dengan pemaparan materi oleh narasumber dan tenaga ahli, yakni R. Wisnu Saputro, S.E., M.A.P (Kasubdit BLUD), Wahyuni Sri Lestari Ningsih, M.A (Analis Keuangan Pusat dan Daerah Ahli Muda), Said Iskandar Abdullah, S.I.A (Analis Kebijakan Ahli Pertama), serta Iqbal (KPPS FISIP UI).

Materi yang disampaikan mencakup pengelolaan keuangan BLUD, implementasi aplikasi e-BLUD, hingga integrasi dengan SIPD.

Setelah rangkaian pelatihan selama tiga hari, kegiatan ini secara resmi ditutup oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli.

“Seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh secara optimal di unit kerja masing-masing, sehingga pengelolaan e-BLUD Puskesmas di Kota Gunungsitoli semakin profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya mengakhiri.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....