Tanah Longsor di Bawolowalani Nias Selatan, Seorang Warga Tewas Tertimbun

  • 09 Apr 2026 19:12 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Selatan - Bencana tanah longsor terjadi di Desa Bawolowalani, Kabupaten Nias Selatan, Rabu, 9 April 2026. Peristiwa tersebut menelan korban jiwa, seorang warga perempuan bernama Yatiba Dachi, berusia 65 tahun, tertimbun material longsor saat sedang mencari bebatuan di lokasi kejadian.

Informasi awal diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Nias dari warga Desa Bawolowalani bernama Mawarwati Duha pada pukul 16.50 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 16.34 WIB, Mawarwati mengetahui kejadian tersebut melalui informasi yang beredar di media sosial. Ia kemudian segera melapor ke Unit Siaga SAR (USS) Teluk Dalam untuk meminta bantuan pencarian dan pertolongan.

Setelah menerima dan memverifikasi laporan, Kepala Kantor SAR Nias Putu Arga Sujarwadi, S.H., M.M langsung memberangkatkan 8 personel dari USS Teluk Dalam menuju lokasi. Tim tiba di Desa Bawolowalani pukul 17.05 Wib dan segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan yang sudah lebih dulu berada di tempat.

Proses evakuasi dilakukan bersama personel BPBD Nias Selatan, Polres Nias Selatan, Polsek Teluk Dalam, serta dibantu keluarga dan masyarakat setempat. Dengan menggunakan peralatan SAR mountaineering, medis, dan APD lengkap, tim berhasil mengevakuasi korban pada pukul 17.20 WIB. Sayangnya, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Nias menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

“Kami turut berdukacita atas musibah ini. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi,” ujar Putu Arga Sujarwadi.

Operasi SAR resmi ditutup pukul 17.30 WIB setelah debriefing. Korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan Rescue Car DC, peralatan SAR mountaineering, peralatan medis, alat komunikasi, APD personal, dan kantong mayat.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....