Maret 2026 Terjadi inflasi Year on Yeardi Kota Gunungsitoli sebesar 6,30 Persen
- 04 Apr 2026 16:24 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Pada Maret 2026, terjadi inflasi year on year (y-on-y) di Kota Gunungsitoli sebesar 6,30 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,90.
Demikian disampaikan Kepala BPS Kota Gunungsitoli Elijoi Naibaho melalui berita resmi statistik, Rabu 1 April 2026.
Diungkapkannya, Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya 11 indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 17,01 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 13,46 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 9,50 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 7,06 persen; kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,96 persen; kelompok pendidikan sebesar 4,74 persen; kelompok transportasi sebesar 3,80 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,78 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,93 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,58 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 0,17 persen.
Tingkat deflasi month to month (m-to-m) Kota Gunungsitoli Maret 2026 sebesar 0,43 persen dan tingkat deflasi year to date (y-to-d) Kota Gunungsitoli Maret 2026 sebesar 3,64 persen.
“Berdasarkan hasil pendataan pada Maret 2026 Kota Gunungsitoli tercatat mengalami deflasi secara m-to-m yakni sebesar 0,43 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen dari 115,4 pada Februari 2026 menjadi 114,90 pada Maret 2026,” ucapnya seperti dikutip pada Sabtu 4 April 2026.
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi y-on-y pada Maret 2026, antara lain: emas perhiasan; tarif listrik; beras; daging ayam ras; angkutan udara; minyak goreng; ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso; ketupat/ lontong sayur; sewa rumah; semangka; dan lainnya. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi y-on-y, antara lain: ikan tongkol/ikan ambu-ambu; cabai merah; cabai rawit; ikan merah; ikan kakap putih; kentang; sabun cair/cuci piring; bawang putih; pembasmi nyamuk spray; parfum; dan lainnya.
Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi m-to-m pada Maret 2026, antara lain: cabai merah; beras; cabai rawit; bawang merah; ikan tongkol/ikan ambu-ambu; angkutan udara; ikan kakap merah; ikan merah; bawang putih; semangka; dan lainnya. Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan inflasi m-to-m, antara lain: daging ayam ras; bahan bakar rumah tangga; emas perhiasan; kelapa muda; baju anak stelan; ikan cakalang/ikan sis
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....