Askrindo Komitmen Tingkatkan Kapasitas Pengelola PKBM
- 25 Mar 2026 16:28 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli – PT Askrindo menegaskan komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan nonformal sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR). Untuk mewujudkan komitmen tersebut, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) berkolaborasi dengan PKBM ZIONA menyelenggarakan Program Penguatan Kapasitas dan Manajemen PKBM bertajuk “Gerakan PKBM Berdampak bersama Askrindo”.
Program yang dilaksanakan pada Senin 16 Maret 2026 secara daring dan diikuti oleh para pengelola PKBM dari berbagai daerah. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Syafruddin selaku Division Head Corporate Secretary PT Askrindo, serta turut dihadiri oleh Nur Aini sebagai Departemen Head Corporate Social & Environmental Responsibility PT Askrindo.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dalam pengelolaan lembaga pendidikan nonformal melalui kegiatan penguatan kapasitas dan berbagi praktik baik pengelolaan PKBM.
“Secara khusus, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman kepada pengelola PKBM mengenai strategi pengelolaan lembaga yang efektif dan berkelanjutan, sekaligus membagikan pengalaman serta praktik baik yang telah berhasil diterapkan. Selain itu, program ini juga mendorong PKBM untuk mengembangkan program pendidikan masyarakat yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, meningkatkan kemampuan pengelola dalam membangun kemitraan dengan berbagai pihak termasuk dunia usaha dan dunia industri, serta memperkuat jejaring dan kolaborasi antar PKBM dalam pengembangan pendidikan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Rifky, S.Pd selaku Analis Kebijakan Ahli Pertama Direktorat Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kemendikdasmen, Romi Tamtomo sebagai Senior Micro & Retail Business PT Askrindo, serta Rido F.S War., S.Pd selaku Kepala PKBM ZIONA.
Dalam sesi pemaparan materi, Rifky, S.Pd menyampaikan materi tentang Program Prioritas Direktorat PNFI Tahun 2026 yang dapat diakses oleh PKBM, Romi Tamtomo menyampaikan materi mengenai Literasi Asuransi, dan Rido F.S War., S.Pd menyampaikan materi terkait Tata Kelola PKBM.
Melalui program ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata kelola lembaga, penguatan manajemen, serta pengembangan layanan pendidikan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga pendidikan masyarakat mampu menghadirkan perubahan nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal di Indonesia,” ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....