Jamaah Padati Alun-alun Gunungsitoli melaksanakan Shalat Ied
- 21 Mar 2026 14:59 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Lapangan alun-alun Gunungsitoli dipadati ummat Islam dari berbagai penjuru yang datang untuk bersama-sama melaksanakan Shalat Idul Fitri1447 H, pada Sabtu 21 Maret 2026.
Pantauan RRI, ratusan jama'ah baik laki-laki maupun perempuan menyusun shaf yang berderet dengan rapi dan mengikuti arahan gerakan shalat yang diimami oleh Muhammad Aziz Nasution.
Usai pelaksanaan Shalat Id yang terdiri dari 2 rakaat tersebut dilanjutkan dengan Khutbah Idul Fitri yang juga disampaikan oleh Muhammad Aziz Nasution.
Dalam khutbahnya, menyampaikan tentang keutamaan saling memaafkan dan berbakti kepada orang tua. Ia menghimbau kaum muslimin dan muslimat untuk menjadi seorang yang pemaaf dan tidak malu untuk meminta maaf. Ia turut mengingatkan bahwa diantara sifat ahli surga adalah orang yang memiliki sifat pemaaf.
"Kaum muslimin dan muslimat rahimakumullah. Hari ini kita Ummat islam merayakan hari kemenangan, setelah kita berjuang menjalankan ibadah puasa, berjuang melawan hawa nafsu, berjuang menahan rasa lapar dan dahaga. Dan hari ini kumandang takbir bergema di seluruh penjuru dunia, yang menandakan bahwa Ramadhan yang penuh berkah telah usai. Semoga dengan usainya Ramadhan dan tibanya hari raya idul fitri, kita kembali kepada fitrah, meraih ampunan dan keberkahan, serta meraih kebahagiaan dan derajat ketakwaan. Maka pada momentum hari raya ini, ada dua pesan yang ingin saya sampaikan. Pertama Marilah kita saling maaf memaafkan. Maaf memaafkan akan memumbuhkan rasa persaudaraan dalam krluarga, masyarakat dan berbangsa bernegara," ujar Muhammad Aziz.
Dalam lanjutan khutbahnya, Muhammad Aziz Nasution mengingatkan pula diantara perintah Allah yang agung adalah berbakti kepada kedua orang tua. Berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain) adalah perintah Allah yang agung, ditempatkan tepat setelah perintah bertauhid (menyembah-Nya) dalam Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 23. Hukumnya wajib, meliputi kepatuhan selama tidak bermaksiat, lemah lembut dalam berkata, membuat mereka ridha, hingga mendoakan mereka.
"Beruntunglah orang yang masih punya orangtua. Itulah harta yang tiada pernah ada bandingan dan tandingannya. Tujuan mereka hanyalah bagaimana anak dan keluarganya bahagia walau harus mempertaruhkan nyawa. Berbaktilah kepada kedua orangtua sebelum menyesal tiada berguna merasa kehilangan atas kepergian mereka, merasa kekurangan tanpa kepergian mereka," tutup Muhammad Aziz.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....