Sering Pakai Bumbu Marinasi Instan? Kenali Risikonya
- 21 Sep 2026 11:00 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Bumbu marinasi instan menjadi pilihan praktis untuk memberikan rasa gurih dan aroma pada ayam, daging, ikan, maupun bahan makanan lainnya. Cukup mencampurkan bumbu dengan bahan makanan, lalu diamkan beberapa waktu sebelum dimasak.
Namun, di balik kepraktisannya, penggunaan bumbu marinasi instan secara berlebihan dan terlalu sering perlu diperhatikan, terutama karena beberapa produk dapat mengandung natrium, gula, atau bahan tambahan pangan dalam jumlah tertentu.
| Baca juga: Tips Empukkan Daging Menggunakan Nanas |
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kandungan natrium. Konsumsi natrium berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan tekanan darah pada sebagian orang. Karena itu, penggunaan bumbu marinasi instan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak ditambah lagi dengan terlalu banyak garam atau saus tinggi natrium.
Selain natrium, beberapa produk marinasi juga dapat mengandung gula tambahan. Jika makanan yang sudah dimarinasi tersebut dikonsumsi bersama berbagai makanan atau minuman manis lainnya, asupan gula harian dapat menjadi lebih tinggi.
| Baca juga: Resepkan Pepes Ikan Gembung |
Bukan berarti semua bumbu marinasi instan berbahaya. Produk tersebut dapat digunakan sebagai bagian dari pola makan sehari-hari selama dikonsumsi secara wajar dan sesuai petunjuk penggunaan. Membaca label kemasan juga penting untuk mengetahui kandungan natrium, gula, lemak, serta bahan lainnya.
Untuk mengurangi ketergantungan pada bumbu instan, marinasi juga dapat dibuat sendiri menggunakan bahan seperti bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, lada, jeruk nipis, rempah-rempah, dan sedikit garam. Selain dapat menyesuaikan rasa, cara ini memungkinkan kita lebih mudah mengontrol jumlah garam dan gula yang digunakan.
Yang tidak kalah penting, bumbu marinasi tidak menggantikan prinsip keamanan pangan. Bahan makanan yang sudah dimarinasi, terutama daging, ayam, dan ikan, perlu disimpan dengan benar dan dimasak hingga matang. Jangan menggunakan kembali marinasi yang sudah bersentuhan dengan bahan makanan mentah tanpa dimasak terlebih dahulu.
Jadi, bumbu marinasi instan bukan berarti harus dihindari sepenuhnya. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensi penggunaan, ukuran porsi, kandungan pada label, serta keseluruhan pola makan. Menggunakannya sesekali dengan jumlah yang sesuai dapat menjadi pilihan praktis tanpa mengabaikan prinsip makan sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....