Ragam Kuliner Sate yang Ada di Indonesia

  • 15 Jul 2026 10:06 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Menurut pakar kuliner, terdapat 252 ragam sate di Indonesia. Sebanyak 175 ragam di antaranya dapat ditelusuri asal-usulnya dari berbagai daerah, sedangkan 77 ragam lainnya tidak diketahui asal-usulnya. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bahkan telah menetapkan 30 jenis sate sebagai ikon kuliner tradisional Nusantara seperti dilansir laman ugm.ac.id

Sate di Indonesia sangat beragam dan kaya akan cita rasa yang tersebar di berbagai daerah dengan keunikan bahan baku, bumbu marinasi hingga teknik membakar yang khas. Umumnya dibedakan berdasarkan asal daerah, jenis daging (ayam, sapi, kambing, ikan hingga jeroan) serta racikan bumbunya. Dari bumbu kacang kental hingga siraman rempah gurih, setiap varian menyajikan keunikan kuliner yang khas dari berbagai pelosok Nusantara.

Sebagai salah satu warisan kuliner Nusantara yang paling populer, variasi sate mencerminkan kekayaan rempah dan budaya lokal di setiap pulau.

Berikut adalah ragam kuliner sate paling ikonik di Indonesia yang dikelompokkan berdasarkan karakteristiknya merangkum dari laman unileverfoodsolution, segari.id dan dapurumami.com:

Sate Legendaris Berbumbu Kacang dan Kecap

  • Sate Madura: Varian sate paling populer di Indonesia berbahan dasar daging ayam yang disiram saus kacang kental manis, kecap dan irisan bawang merah.

  • Sate Maranggi: Berasal dari Purwakarta dan Cianjur, sate sapi atau domba ini dimarinasi dengan ketumbar dan cuka tebu sebelum dibakar lalu disajikan bersama sambal oncom atau sambal tomat segar tanpa saus kacang.

  • Sate Ponorogo: Menggunakan potongan daging ayam kampung yang diiris tipis memanjang tanpa lemak, dimarinasi dengan bumbu kemiri dan kecap sebelum dibakar.

Sate dengan Kuah Rempah dan Tanpa Tusuk Bambu

  • Sate Padang: Kuliner khas Minangkabau yang menggunakan lidah, jeroan atau daging sapi, kemudian disiram kuah kental kuning kemerahan yang kaya akan rempah-rempah dan tepung beras.

  • Sate Klathak: Sate kambing muda khas Yogyakarta yang unik karena ditusuk menggunakan jeruji besi sepeda untuk menghantarkan panas secara merata, serta hanya dibumbui garam dan disajikan bersama kuah gulai encer.

Sate Cincang, Lilit dan Modifikasi Daging

  • Sate Lilit: Kuliner andalan Bali yang dibuat dari daging ayam, ikan atau babi yang dicincang halus, dicampur parutan kelapa dan basa gede (bumbu genap), lalu dililitkan pada batang serai atau bilah bambu lebar.

  • Sate Buntel: Sate khas Solo yang terbuat dari daging kambing cincang berbumbu merica dan kecap manis kemudian dibungkus dengan lapisan lemak kambing sebelum dibakar hingga meleleh gurih.

Sate Unik Alternatif dan Kreasi Modern

  • Sate Kere: Hidangan khas Solo yang memanfaatkan tempe gambus (ampas tahu) atau jeroan sapi, dimasak bacem terlebih dahulu lalu dibakar dan disajikan dengan bumbu kacang pedas manis.

  • Sate Taichan: Kreasi modern yang populer di Jakarta, berupa sate ayam polos yang dibakar tanpa kecap atau bumbu kacang, hanya diberi kucuran jeruk nipis dan disajikan bersama sambal rawit yang sangat pedas.

  • Sate Rembiga: Kuliner pedas murni khas Lombok berbahan daging sapi yang dimarinasi dengan bumbu cabai, terasi dan santan sebelum dipanggang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....