Manfaat Sehat Dari Tanaman Sayur Pare

  • 30 Mar 2026 19:07 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Sayur pare (Momordica charantia), yang terkenal dengan rasa pahitnya, diyakini berasal dari wilayah Asia Tropis, terutama India bagian barat (Assam dan Burma). Sudah lama dibudidayakan di Asia Tenggara, Tiongkok dan India, baik sebagai bahan sayuran maupun pengobatan. Sejak dulu digunakan dalam pengobatan Ayurveda dan Tiongkok untuk mengatasi masalah pencernaan dan diabetes. Merupakan tanaman merambat yang tumbuh cepat, memiliki akar tunggal/serabut lembut dan dapat tumbuh di lahan berpasir.

Tanaman merambat dari suku labu-labuan (Cucurbitaceae) ini menyebar prasejarah ke Asia Tenggara dan Afrika, dan kini banyak dibudidayakan untuk kuliner serta pengobatan tradisional. Dikenal sebagai sayuran bangsawan di beberapa budaya karena manfaat kesehatannya, seperti mengatur gula darah, kaya akan antioksidan dan vitamin. Pare sering diolah dengan cara ditumis atau direbus untuk mengurangi rasa pahitnya, serta digunakan dalam masakan tradisional di berbagai negara Asia. Di Indonesia, pare telah menjadi bagian dari kuliner tradisional sejak lama dan sering ditemukan dalam masakan seperti tumisan, campuran siomay, atau gado-gado, sebagaimana dirilis laman Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

Dikenal dengan rasa pahitnya yang khas karena kandungan senyawa momordisin. Di Indonesia, tanaman ini memiliki berbagai nama lokal seperti paria (Sunda) atau pare (Jawa).

Pare (Momordica charantia) kaya akan nutrisi seperti vitamin C, serat dan antioksidan yang bermanfaat menurunkan gula darah (baik untuk diabetes), meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi gangguan pencernaan, menurunkan kolesterol jahat, membantu menurunkan berat badan serta menjaga kesehatan mata. Meskipun rasanya pahit, pare adalah bahan pangan fungsional yang kaya nutrisi seperti dirilis laman Ciputra Hospital.

Penelitian menunjukkan bahwa pare mengandung senyawa tertentu dengan sifat melawan kanker. Misalnya, sebuah studi tabung reaksi lama menunjukkan bahwa ekstrak pare efektif membunuh sel kanker di lambung, usus besar, paru-paru dan nasofaring—area yang terletak di belakang hidung di bagian belakang tenggorokan. Penderita diabetes boleh makan sayur pare karena terbukti membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah. Pare mengandung senyawa aktif seperti charantin dan polipeptida-P yang bertindak layaknya insulin untuk membantu mengolah glukosa. Meski aman dan berkhasiat, pare tidak boleh menggantikan obat resep dokter dan harus dikonsumsi secara wajar sebagaimana dilansir laman Alodokter.

Pare umumnya aman dan bermanfaat untuk asam lambung jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Sifat pahitnya diyakini dapat membantu meredakan perut mulas, kembung serta mengurangi produksi asam lambung berlebih. Namun, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan mual, kram perut atau diare pada beberapa orang. Selanjutnya, Pare justru tidak menyebabkan asam urat, melainkan diyakini efektif membantu menurunkan kadar asam urat tinggi karena rendah purin dan kaya antioksidan. Kandungan nutrisinya, seperti vitamin C dan mineral, mendukung ginjal membuang kelebihan asam urat. Konsumsi secukupnya (1-2 kali/minggu) aman dan bermanfaat seperti dirilis laman Alodokter.

Efek samping pare umumnya muncul akibat konsumsi berlebihan atau mentah, meliputi gangguan pencernaan (diare, kram, mual), hipoglikemia (gula darah terlalu rendah), kontraksi rahim pada ibu hamil, serta potensi peradangan hati. Batasi konsumsi, terutama bagi pengidap diabetes yang mengonsumsi obat penurun gula darah, ibu hamil/menyusui, dan penderita penyakit ginjal/hati.

Pare sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh ibu hamil (risiko kontraksi/keguguran), penderita hipoglikemia (gula darah rendah), pasien diabetes yang menggunakan obat penurun gula, penderita gangguan pencernaan berat (diare/maag) serta penderita penyakit hati dan ginjal. Konsumsi berlebihan bisa memicu gangguan kesehatan serius sebagaimana dirilis laman Hello Sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....