Kondisi Kesehatan Tubuh ketika Kekurangan Vitamin A
- 29 Jul 2026 10:56 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kondisi kesehatan tubuh ketika kekurangan vitamin A meliputi gangguan penglihatan, kulit kering dan daya tahan tubuh menurun. Hal ini terjadi karena vitamin A sangat penting untuk menjaga fungsi mata, regenerasi sel kulit serta memperkuat sistem imun.
Vitamin A adalah mikronutrien esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh, sehingga pemenuhannya sepenuhnya bergantung pada asupan makanan. Ketika tubuh mengalami defisiensi vitamin A, berbagai fungsi organ akan terganggu, sebagaimana dilansir alodokter.
Berikut adalah kondisi kesehatan tubuh yang terjadi saat kekurangan vitamin A:
Gangguan pada Mata dan Penglihatan
| Baca juga: Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan |
Rabun Senja: Kesulitan melihat dalam cahaya redup atau malam hari karena gagalnya pembentukan pigmen rhodopsin di retina.
Xeroftalmia: Kelainan anatomi bola mata di mana mata menjadi sangat kering dan kornea menebal.
Kebutaan Permanen: Kerusakan kornea parah (ulkus kornea) yang menjadi penyebab utama kebutaan pada anak-anak di dunia. Seperti dilansir siloamhospitals.com
Penurunan Sistem Kekebalan Tubuh
| Baca juga: Manfaat Sehat Vitamin D untuk Tubuh |
Infeksi Berulang: Tubuh menjadi rentan terserang penyakit infeksi seperti diare, campak, dan infeksi saluran pernapasan.
Penyembuhan Luka Lambat: Proses regenerasi sel kulit terhambat karena kekurangan kolagen, membuat luka lebih sulit sembuh. Seperti dilansir siloamhospitals.com
Masalah Kulit dan Rambut
Kulit Kering dan Bersisik: Kondisi xerosis yang membuat kulit menjadi kasar, gatal, tebal, atau bahkan memicu eksim.
Baca juga: Nangka, Memelihara Kesehatan KulitJerawat Parah: Vitamin A berfungsi mencegah peradangan kulit, sehingga kekurangannya memicu sumbatan pori dan jerawat.
Rambut dan Bibir Kering: Selaput lendir tubuh mengering, menyebabkan bibir pecah-pecah dan lidah menebal.
Gangguan Pertumbuhan dan Reproduksi
Stunting pada Anak: Pertumbuhan fisik dan perkembangan anak menjadi terhambat.
Masalah Kesuburan: Menyebabkan gangguan kesuburan (infertilitas) pada pria maupun wanita.
Risiko Kehamilan: Meningkatkan risiko keguguran dan cacat bawaan pada janin bagi ibu hamil. Seperti dilansir siloamhospitals.com
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....