Kekurangan Cairan Sedikit Saja Dapat Menurunkan Performa Tubuh
- 26 Jun 2026 05:51 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Menjaga tubuh tetap bertenaga tidak hanya bergantung pada makanan bergizi atau waktu istirahat yang cukup. Asupan cairan yang sering dianggap sederhana ternyata memiliki peran besar dalam menjaga fungsi tubuh sehari-hari. Bahkan, kekurangan cairan dalam jumlah yang relatif kecil dapat berdampak pada performa fisik maupun kemampuan berpikir.
Air berfungsi membantu mengatur suhu tubuh, mengangkut nutrisi dan oksigen ke seluruh sel, menjaga fungsi sendi, hingga mendukung kerja jantung dan otak. Ketika cairan tubuh berkurang, berbagai sistem tersebut harus bekerja lebih keras untuk menjalankan fungsinya.
Menurut American College of Sports Medicine (ACSM), kehilangan cairan tubuh sekitar 2 persen dari berat badan sudah dapat menurunkan performa fisik, terutama saat beraktivitas atau berolahraga dalam kondisi panas. Pada seseorang dengan berat badan 60 kilogram, kondisi tersebut setara dengan kehilangan sekitar 1,2 liter cairan melalui keringat dan proses alami tubuh lainnya.
Dampak kekurangan cairan tidak hanya dirasakan oleh otot dan sistem peredaran darah. Tinjauan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nutrition Reviews menemukan bahwa dehidrasi ringan dapat memengaruhi konsentrasi, kewaspadaan, daya ingat jangka pendek, hingga suasana hati. Dengan kata lain, tubuh yang kurang cairan tidak hanya lebih cepat lelah, tetapi juga dapat mengalami penurunan fungsi kognitif.
Saat tubuh kehilangan cairan, volume darah ikut menurun sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk mengalirkan oksigen ke jaringan tubuh. Akibatnya, aktivitas yang biasanya terasa ringan dapat terasa lebih berat. Kondisi ini menjadi salah satu alasan mengapa seseorang dapat mengalami penurunan performa meski tidak merasa sakit atau mengalami gangguan kesehatan tertentu.
Hal yang kerap luput disadari adalah rasa haus bukan selalu penanda awal tubuh membutuhkan cairan. Saat rasa haus muncul, tubuh sebenarnya sudah mulai mengalami kekurangan cairan. Karena itu, para ahli menyarankan untuk membiasakan minum air secara teratur sepanjang hari, terutama sebelum, selama, dan setelah melakukan aktivitas fisik.
Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mendukung berbagai fungsi penting yang berlangsung setiap saat. Di tengah beragam tren kesehatan yang berkembang, air putih tetap menjadi salah satu faktor mendasar yang menentukan bagaimana tubuh dan otak bekerja. Kekurangan cairan sedikit saja mungkin terdengar sepele, tetapi dampaknya dapat dirasakan pada energi, fokus, hingga performa tubuh secara keseluruhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....