Rajin Jalan Kaki dan Lari, Apakah Cukup untuk Menjaga Kesehatan?
- 18 Jun 2026 11:40 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Jalan kaki, jogging, dan lari menjadi olahraga yang semakin digemari masyarakat. Aktivitas tersebut dikenal efektif menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, serta membantu mengendalikan berat badan. Tak sedikit orang yang menganggap rutinitas kardio sudah cukup untuk menjaga tubuh tetap sehat.
Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kesehatan tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik fungsi jantung dan paru-paru. Tubuh juga memerlukan massa otot dan kekuatan yang memadai agar tetap berfungsi optimal, terutama seiring bertambahnya usia.
Kajian yang dilakukan oleh peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan dipublikasikan dalam Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia tahun 2025 menyebutkan bahwa kombinasi latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training) memberikan manfaat yang lebih optimal dibandingkan hanya mengandalkan salah satu jenis latihan. Kombinasi keduanya diketahui berperan dalam menjaga kesehatan kardiovaskular, mempertahankan massa otot, meningkatkan kepadatan tulang, serta membantu memperlambat berbagai perubahan tubuh akibat proses penuaan.
Selama ini, strength training masih kerap dikaitkan dengan aktivitas binaraga atau upaya membentuk tubuh. Padahal, latihan kekuatan merupakan bagian penting dari aktivitas fisik yang dianjurkan bagi semua kelompok usia. Latihan ini tidak selalu harus dilakukan menggunakan alat berat di pusat kebugaran. Gerakan sederhana seperti squat, push-up, lunges, maupun latihan menggunakan resistance band juga termasuk dalam kategori strength training.
Para ahli menjelaskan bahwa massa otot secara alami akan mengalami penurunan seiring bertambahnya usia. Jika tidak diimbangi dengan strength training, penurunan tersebut dapat memengaruhi kekuatan tubuh, kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari, hingga meningkatkan risiko jatuh pada kelompok lanjut usia.
Di sisi lain, latihan aerobik tetap memiliki peran penting dalam menjaga fungsi jantung dan paru-paru. Oleh karena itu, keduanya tidak dipandang sebagai pilihan yang saling menggantikan, melainkan saling melengkapi. Jalan kaki dan lari membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sementara strength training berperan dalam mempertahankan kekuatan dan fungsi otot.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....