Usia 30 Tahun, tapi Tubuh Bisa Berusia 40 Tahun? Ini Penjelasannya
- 17 Jun 2026 13:20 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Usia seseorang tidak selalu mencerminkan kondisi tubuh yang sebenarnya. Dalam dunia kesehatan dikenal istilah body age atau usia biologis, yaitu ukuran yang menggambarkan kondisi fisiologis tubuh berdasarkan fungsi organ dan komposisi tubuh, sehingga bisa saja seseorang berusia 30 tahun secara kalender, tetapi memiliki usia tubuh layaknya orang berusia 40 tahun.
Temuan tersebut diperkuat oleh penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia tahun 2025. Penelitian tersebut menjelaskan bahwa body age merupakan indikator yang digunakan untuk menggambarkan kondisi organ dan sel tubuh seseorang, sehingga dapat menunjukkan apakah proses penuaan biologis terjadi lebih cepat atau lebih lambat dibanding usia kronologis.
Penelitian itu juga menemukan adanya hubungan positif yang kuat antara peningkatan lemak tubuh dengan percepatan penuaan biologis. Semakin tinggi akumulasi lemak tubuh, semakin besar kemungkinan usia biologis seseorang menjadi lebih tua.
Hasil serupa juga pernah ditemukan dalam penelitian Poltekkes Kemenkes Jakarta II. Dari 120 responden yang diteliti, sekitar 70,8 persen memiliki usia biologis lebih tua dibanding usia sebenarnya. Faktor yang berhubungan dengan peningkatan usia biologis antara lain lemak viseral, persentase lemak tubuh, indeks massa tubuh, jenis kelamin, serta asupan lemak. Sementara durasi tidur dan asupan energi secara umum tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.
Usia biologis berbeda dengan usia kronologis yang dihitung berdasarkan tanggal lahir. Usia biologis lebih dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti aktivitas fisik, pola makan, tingkat stres, serta kondisi metabolisme tubuh.
Karena itu, menjaga komposisi tubuh ideal melalui olahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta menerapkan gaya hidup sehat dinilai penting untuk memperlambat proses penuaan biologis dan mempertahankan fungsi tubuh tetap optimal. Peneliti menyebut pengelolaan lemak tubuh menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah penuaan dini dan meningkatkan kualitas kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....