Benarkah Cardio Zone 2 Efektif untuk Bakar Lemak

  • 21 Apr 2026 08:16 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Cardio Zone 2 adalah intensitas olahraga ringan hingga sedang, di mana detak jantung berada sekitar 60–70% dari maksimal. Pada level ini, tubuh masih bekerja stabil, napas mulai meningkat tetapi tetap terkontrol, dan seseorang masih bisa berbicara meski tidak terlalu nyaman.

Zone 2 sering disebut sebagai “fat burning zone” karena pada intensitas ini tubuh memang lebih banyak menggunakan lemak sebagai sumber energi dibandingkan karbohidrat. Hal ini terjadi karena sistem energi yang digunakan adalah sistem aerobik, yaitu proses pembakaran energi dengan bantuan oksigen yang lebih efisien dalam memanfaatkan lemak.

Namun, penting untuk dipahami bahwa istilah “fat burning zone” tidak berarti Zone 2 adalah cara paling cepat untuk menurunkan lemak tubuh. Penurunan lemak tidak hanya ditentukan oleh jenis bahan bakar yang digunakan saat olahraga, tetapi oleh total keseimbangan energi, yaitu jumlah kalori yang masuk dibandingkan dengan yang dibakar.

Pada intensitas yang lebih tinggi, tubuh mungkin menggunakan persentase lemak yang lebih kecil, tetapi total kalori yang dibakar bisa lebih besar dalam waktu yang lebih singkat. Sebaliknya, Zone 2 membakar kalori dengan lebih lambat tetapi bisa dipertahankan lebih lama tanpa kelelahan berlebihan.

Inilah alasan mengapa Zone 2 tetap efektif. Bukan karena paling cepat, tetapi karena paling mudah dijaga konsistensinya. Banyak orang bisa melakukan latihan ini 30 hingga 90 menit tanpa merasa terlalu terbebani, sehingga akumulasi pembakaran kalori mingguan bisa menjadi signifikan.

Selain itu, latihan di Zone 2 membantu meningkatkan kemampuan tubuh dalam menggunakan lemak sebagai energi, memperbaiki daya tahan jantung dan paru-paru, serta membangun fondasi kebugaran yang penting untuk latihan yang lebih intens di kemudian hari.

Kesimpulannya, Zone 2 memang efektif untuk pembakaran lemak, tetapi efektivitasnya muncul dari kombinasi antara durasi, konsistensi, dan perannya sebagai fondasi metabolik, bukan dari klaim bahwa ia adalah metode paling cepat untuk menurunkan lemak tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....