Benarkah Nasi Dingin Lebih Ramah untuk Penderita Diabetes?

  • 27 Mar 2026 21:59 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID,Gunungsitoli - Bagi penderita diabetes, memilih makanan bukan hanya soal jenisnya, tetapi juga cara penyajiannya. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah nasi panas atau nasi dingin lebih baik untuk menjaga gula darah tetap stabil. Ternyata, suhu nasi dapat memengaruhi respon gula darah dalam tubuh.

Nasi panas yang baru matang cenderung memiliki indeks glikemik lebih tinggi. Artinya, nasi panas lebih cepat dicerna dan diserap tubuh menjadi glukosa. Akibatnya, kadar gula darah bisa meningkat lebih cepat setelah makan. Hal ini kurang ideal bagi penderita diabetes yang perlu menjaga lonjakan gula darah.

Sebaliknya, nasi yang sudah dingin mengandung lebih banyak pati resisten. Pati resisten adalah jenis karbohidrat yang lebih sulit dicerna tubuh. Karena proses pencernaannya lebih lambat, kenaikan gula darah setelah makan nasi dingin biasanya lebih terkendali. Inilah alasan mengapa nasi dingin sering dianggap lebih baik untuk penderita diabetes.

Proses pendinginan nasi menyebabkan perubahan struktur pati yang disebut retrogradasi. Perubahan ini membuat sebagian pati menjadi tidak mudah diserap oleh tubuh. Bahkan, jika nasi yang sudah dingin dipanaskan kembali, sebagian pati resisten tetap bertahan sehingga efeknya masih lebih baik dibanding nasi yang langsung dimakan panas.

Meski begitu, bukan berarti penderita diabetes harus selalu makan nasi dingin. Porsi tetap menjadi hal yang paling penting. Mengonsumsi nasi dalam jumlah berlebihan, baik panas maupun dingin, tetap dapat meningkatkan gula darah. Selain itu, sebaiknya nasi dipadukan dengan lauk tinggi protein, serat, dan lemak sehat agar penyerapan gula lebih lambat.

Cara yang lebih sehat untuk penderita diabetes adalah memasak nasi, lalu mendinginkannya terlebih dahulu di kulkas selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Nasi dingin tersebut bisa dimakan langsung atau dipanaskan kembali secukupnya. Metode ini membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....