Manfaat Sehat Konsumsi Sayur Terung Ungu

  • 26 Mar 2026 17:59 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID.Gunungsitoli - Terung ungu bukan sekadar pelengkap hidangan, tapi juga simpanan nutrisi yang luar biasa. Warna ungunya berasal dari antosianin, sejenis antioksidan kuat yang memberikan perlindungan bagi sel-sel tubuh. Terung ungu kerap dijadikan masakan lezat yang menggugah selera. Masaklah terung ungu hingga matang sempurna dengan cara direbus, dipanggang atau ditumis, alih-alih digoreng untuk mengurangi lemak jenuh.

Terung ungu dapat dipotong dadu, ditumis dan digunakan dalam hidangan pasta, ratatouille, tumis, hummus, kari, atau casserole. Terung ungu juga bisa menjadi hidangan utama seperti terung ungu isi atau terung ungu parmesan. Berkreasilah dengan terung ungu goreng, shakshuka dan tartine.

Terung ungu adalah makanan kaya nutrisi yang mengandung serat, vitamin dan mineral. Terung ungu dapat bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan termasuk kesehatan jantung. Terung ungu kaya akan nutrisi, antioksidan (nasunin, antosianin) dan serat, menjadikannya makanan rendah kalori yang efektif menurunkan risiko penyakit jantung, menurunkan kolesterol jahat (LDL), menstabilkan gula darah serta melancarkan pencernaan. Sayuran ini juga berpotensi mencegah kanker dan mendukung penurunan berat badan serta menjaga kesehatan tulang dan otak sebagaimana dilansir pada laman Alodokter.

Mengutip dari laman puskesmas meninting bahwa mengonsumsi terung ungu secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kandungan antioksidan, terutama nasunin dalam terung ungu memiliki potensi untuk melawan sel-sel kanker.

Ibu hamil boleh makan terung ungu karena kaya nutrisi seperti asam folat, serat dan vitamin yang baik untuk janin, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dimasak hingga matang. Terung ungu membantu mencegah sembelit dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, hindari konsumsi berlebih atau mentah untuk mencegah risiko kontraksi, gangguan pencernaan atau paparan zat solanine sebagaimana dilansir laman halodoc.

Antioksidan dalam terung ungu rebus membantu mencegah penuaan dini dan mengurangi risiko penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung. Selain membantu menurunkan kolesterol, terung ungu rebus juga kaya akan kalium yang baik untuk kesehatan jantung.Manfaat terung ungu juga dipercaya bisa mengatur kadar trigliserida. Kandungan gizi yang terdapat dalam terung ungu ini begitu ampuh sekali dalam menurunkan trigliserida yang merupakan lemak yang sering dianggap sebagai penyebab penyakit diabetes. Terung ungu juga ampuh dalam melancarkan urin.

Terung ungu umumnya baik dan aman untuk ginjal karena rendah kalium, rendah purin, dan kaya antioksidan seperti nasunin yang melindungi sel. Kandungan diuretik alaminya membantu membuang racun, membuatnya cocok untuk diet penyakit ginjal kronis. Namun, penderita batu ginjal harus membatasinya karena kandungan oksalat.

Terung ungu goreng tidak secara langsung beracun, namun tidak sehat dan berisiko jika dikonsumsi berlebihan atau terlalu sering. Terung ungu bersifat seperti spons yang menyerap banyak minyak (lemak jenuh) saat digoreng, sehingga meningkatkan risiko kolesterol, hipertensi, penyakit kardiovaskular, dan kanker sebagaimana dilansir laman alodokter.

Terung ungu sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita batu ginjal (karena oksalat tinggi), individu dengan alergi nightshade, dan penderita radang sendi/artritis karena kandungan solanin dapat memicu peradangan. Meskipun rendah purin, penderita asam urat disarankan membatasi konsumsi terung ungu. konsumsi terung ungu perlu dibatasi oleh penderita asam urat. Pasalnya, terung ungu juga termasuk sayuran yang tinggi kandungan purin dan berisiko menyebabkan penumpukan kristal-kristal asam urat sebagaimana dilansir laman alodokter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....