Kenapa Kurma Disebut sebagai “Buah Sombong”?

  • 23 Feb 2026 08:50 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli -Istilah “buah sombong” yang sering dilekatkan pada kurma sebenarnya bukan istilah ilmiah, melainkan ungkapan,kiasan atau candaan yang berkembang di masyarakat. Lalu, kenapa kurma bisa mendapat julukan seperti itu?

1. Tumbuh di Pohon yang Tinggi

Kurma berasal dari pohon palem yang tinggi menjulang. Pohonnya bisa mencapai lebih dari 20 meter, sehingga buahnya seolah “berada di atas” dan sulit dijangkau. Dari sinilah muncul candaan bahwa kurma itu “sombong” karena posisinya tinggi.

Kurma tumbuh di pohon Phoenix dactylifera, yaitu tanaman palem yang banyak ditemukan di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

2. Identik dengan Buah Premium

Di beberapa daerah, kurma dianggap sebagai buah istimewa, terutama saat bulan Ramadan. Jenis-jenis seperti Ajwa dan Medjool sering dijual dengan harga relatif lebih tinggi dibanding buah lain. Karena harganya yang tidak selalu murah, sebagian orang menyebutnya “buah sombong” secara bercanda.

3. Punya Citra Buah Sunnah

Kurma juga memiliki nilai religius tinggi dalam tradisi Islam karena sering disebut dalam ajaran agama dan dianjurkan untuk berbuka puasa. Citra yang kuat dan istimewa ini membuatnya terasa “berbeda” dibanding buah lain, sehingga muncul istilah unik tersebut.

4. Manfaatnya yang Banyak

Kurma dikenal kaya akan serat, gula alami, kalium, magnesium, dan antioksidan. Karena manfaatnya yang beragam bagi kesehatan—mulai dari membantu energi cepat hingga melancarkan pencernaan—kurma sering dipuji sebagai buah super. Ungkapan “sombong” kadang muncul sebagai gurauan karena keunggulannya yang banyak.

Jadi, Benarkah Kurma Sombong?

Tentu tidak, Sebutan “buah sombong” hanyalah istilah kiasan atau humor yang muncul karena Pohonnya tinggi,Harganya kadang premium.

Pada kenyataannya, kurma tetaplah buah yang kaya nutrisi dan bermanfaat bagi tubuh. Jadi, jangan ragu menikmatinya—karena di balik julukan uniknya, kurma tetap buah yang baik untuk dikonsumsi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....