Bunda PAUD Gunungsitoli Dorong Anak Sehat dan Ceria
- 04 Sep 2026 11:12 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Mewujudkan generasi yang sehat, ceria, dan berkualitas perlu dimulai sejak usia dini. Berangkat dari semangat tersebut, Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat perhatian terhadap tumbuh kembang anak melalui kolaborasi antara keluarga, satuan pendidikan, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kunjungan Bunda PAUD Kota Gunungsitoli, Ny. Veny Sowa’a Laoli, ke TK Swasta Obor Berkat Indonesia (OBI) Fodo, Desa Fodo, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Rabu 2 September 2026.
Kunjungan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan menyenangkan yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh. Mulai dari senam bersama, edukasi pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan, hingga penyerahan Alat Permainan Edukatif (APE).
Suasana penuh keceriaan menyambut kehadiran Bunda PAUD bersama rombongan. Anak-anak tampak antusias mengikuti senam bersama yang menjadi pembuka kegiatan. Melalui aktivitas sederhana namun penuh makna tersebut, anak-anak diajak mengenal pentingnya bergerak aktif dan menjaga kebugaran tubuh sejak usia dini.
Dalam arahannya, Bunda PAUD Kota Gunungsitoli menekankan bahwa masa usia dini merupakan periode penting dalam pembentukan karakter, kebiasaan, dan kualitas kesehatan anak. Oleh karena itu, diperlukan perhatian bersama untuk menciptakan lingkungan yang mendukung anak tumbuh secara sehat, aman, dan bahagia.
Anak-anak juga diajak membiasakan pola hidup sehat melalui kegiatan sehari-hari, seperti rajin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, serta tidak takut melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, kita sedang membentuk generasi yang sehat, ceria, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Bunda PAUD.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak secara terpadu, Tim Puskesmas Gunungsitoli Selatan turut melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para peserta didik. Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gigi, serta pemeriksaan telinga.
Kegiatan tersebut menjadi langkah penting dalam melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan anak sekaligus memantau pertumbuhan dan perkembangan mereka. Dengan pemantauan sejak dini, berbagai potensi gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga dapat ditindaklanjuti secara tepat.
Tidak hanya memperhatikan aspek kesehatan, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran anak usia dini. Bunda PAUD Kota Gunungsitoli turut menyerahkan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada TK Swasta OBI Fodo.
APE tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan menyenangkan, sekaligus membantu mengembangkan kemampuan motorik, kreativitas, sosial, dan kognitif anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
Pemerintah Kota Gunungsitoli memandang pendidikan anak usia dini sebagai fondasi penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Karena itu, peningkatan kualitas layanan PAUD tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, tenaga kesehatan, yayasan, dan masyarakat.
Kepala TK Swasta OBI Fodo, Nurjannah Mendrofa, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Menurutnya, kehadiran Bunda PAUD menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta menyenangkan bagi anak-anak.
Apresiasi serupa juga disampaikan perwakilan Yayasan OBI Nias, Denny Waruwu. Ia menilai perhatian Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap pendidikan anak usia dini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pembangunan sumber daya manusia sejak dari fondasinya.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan perhatian Bunda PAUD Kota Gunungsitoli. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kerja sama antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan yayasan dapat terus diperkuat demi mendukung tumbuh kembang anak yang lebih optimal,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh pendidikan formal, tetapi juga dipengaruhi oleh kesehatan, lingkungan yang positif, pola asuh yang tepat, serta perhatian dan kasih sayang dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Dengan sinergi seluruh pihak, Pemerintah Kota Gunungsitoli optimistis dapat terus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini, demi melahirkan generasi yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan siap menjadi kekuatan bagi masa depan Kota Gunungsitoli.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....