Pemko Gunungsitoli Hadiri Pesparani Katolik 2026, Perkuat Kerukunan
- 07 Sep 2026 09:52 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Pemerintah Kota Gunungsitoli terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan keagamaan yang harmonis serta memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran Pemerintah Kota Gunungsitoli pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Kota Gunungsitoli Tahun 2026 yang dilaksanakan di Gereja dan Aula Paroki Kon-Katedral St. Maria Bunda Para Bangsa Gunungsitoli, Sabtu 5 September 2026.
Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Wakil Wali Kota Gunungsitoli, Martinus Lase, S.H. Turut hadir Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sinaga, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega, Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE., para pastor, panitia pelaksana, peserta, serta umat Katolik dari berbagai paroki.
Pesparani menjadi momentum penting yang tidak hanya menghadirkan harmoni melalui lantunan puji-pujian dan seni musik gerejani, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, memperkokoh kebersamaan, serta menumbuhkan semangat pelayanan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ketua Panitia Pesparani, Setiawan Ndururu, S.H., dalam laporannya menyampaikan harapan agar pelaksanaan Pesparani ke depan dapat terus memperoleh perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota Gunungsitoli. Dukungan tersebut dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan kegiatan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi umat untuk mengembangkan talenta, kreativitas, dan potensi, khususnya di bidang seni paduan suara gerejani.
Sementara itu, Uskup Keuskupan Sibolga, Mgr. Fransiskus Tuaman Sinaga, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Gunungsitoli terhadap penyelenggaraan Pesparani. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, rukun, harmonis, dan saling menghargai di tengah keberagaman.
" Pesparani Katolik Kota Gunungsitoli Tahun 2026 bukan sekadar ajang perlombaan dan pengembangan kemampuan seni paduan suara gerejani. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan iman, penguatan karakter, serta sarana mempererat hubungan persaudaraan antarumat dari berbagai paroki " Ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H. mengatakan melalui harmoni suara yang dipersembahkan, Pesparani juga mencerminkan semangat kebersamaan dalam keberagaman. Perbedaan latar belakang, usia, dan paroki disatukan dalam satu semangat untuk memuliakan Tuhan sekaligus memperkuat ikatan persaudaraan.
Wakil Walikota menekankan bahwa pemerintah Kota Gunungsitoli mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama. Kehidupan masyarakat yang harmonis merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
" Melalui kegiatan Pesparani ini, diharapkan semangat persaudaraan, kebersamaan, dan toleransi semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat Kota Gunungsitoli. Dengan terus menjaga harmoni dan saling menghormati, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat bersama-sama mengambil bagian dalam mewujudkan Kota Gunungsitoli yang damai, rukun, dan terus bertumbuh menuju masa depan yang lebih baik " Ujarnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....