Gubernur Dorong Inovasi PAD, Wali Kota Gunungsitoli Hadiri Rakor Sumut
- 02 Sep 2026 08:19 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) se-Provinsi Sumatera Utara yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin 31 Agustus 2026.
Rakor tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., dan dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Utara sebagai bagian dari penguatan sinergi fiskal antarpemerintahan.
Rakor Optimalisasi PAD menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Selain itu, kegiatan ini turut melibatkan Kepolisian, PT Jasa Raharja, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong peningkatan penerimaan daerah melalui kolaborasi lintas sektor.
Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara menekankan bahwa pemerintah daerah harus mampu menghadirkan inovasi dalam menggali dan mengembangkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Daerah tidak hanya diharapkan bergantung pada sumber pendapatan yang selama ini telah tersedia, tetapi juga dituntut untuk lebih kreatif, adaptif, dan terukur dalam mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.
Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri menegaskan pentingnya tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, efektif, dan inovatif. Penguatan kapasitas fiskal daerah menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Dana Bagi Hasil Pajak Provinsi kepada para kepala daerah serta Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, PT Jasa Raharja, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korlantas Polri), dan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Utara.
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa’a Laoli, S.E., M.Si., mengatakan kehadiran Wali Kota Gunungsitoli dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Gunungsitoli untuk terus memperkuat kebijakan pengelolaan pendapatan daerah serta membangun sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Optimalisasi PAD menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian fiskal daerah. Dengan kemampuan fiskal yang semakin kuat, pemerintah daerah akan memiliki ruang yang lebih besar dalam membiayai program pembangunan dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
" Pada akhirnya, peningkatan PAD bukan semata-mata tentang bertambahnya penerimaan daerah, melainkan bagaimana kemampuan fiskal tersebut dapat kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Penguatan pendapatan daerah diharapkan mampu mendukung pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan dasar, pengembangan ekonomi masyarakat, serta pelaksanaan berbagai program pembangunan yang merata dan berkelanjutan " ujarnya.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan, Pemerintah Kota Gunungsitoli terus berupaya membangun tata kelola keuangan daerah yang sehat dan berkelanjutan, sehingga mampu lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan mempercepat terwujudnya pembangunan Kota Gunungsitoli yang maju dan berdaya saing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....