Wawali Gunungsitoli Perkuat Sinergi Turunkan Stunting

  • 28 Agt 2026 11:07 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Pemerintah Kota Gunungsitoli terus memperkuat komitmen dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Komitmen tersebut ditegaskan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Gunungsitoli dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, Kamis 27 Agustus 2026, di Hotel Grand Mercure Maha Cipta Medan Angkasa, Kota Medan.

Forum regional ini menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, advokasi, sinkronisasi kebijakan, serta konvergensi program dalam penanganan stunting. Upaya tersebut diarahkan agar berbagai intervensi terhadap kelompok sasaran dapat dilaksanakan secara terpadu, berbasis data, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., serta para kepala daerah se-Provinsi Sumatera Utara dan sejumlah pejabat pemerintah pusat maupun daerah. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen dan kerja bersama lintas sektor, mulai dari pemerintah hingga masyarakat.

Sejumlah narasumber dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara turut menyampaikan berbagai kebijakan dan strategi penanganan stunting, di antaranya Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc.; Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Maria Endang Sumiwi, MPH; Kepala Bapperida Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Dikky Anugerah Panjaitan, S.Sos., M.SP.; serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P.

Pembahasan dalam rapat koordinasi menitikberatkan pada penguatan strategi dan kolaborasi lintas sektor dalam memastikan program pencegahan stunting berjalan secara efektif. Intervensi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sektor lain yang berkaitan dengan pemenuhan gizi, sanitasi, air bersih, perlindungan sosial, pendidikan, serta peningkatan kualitas kehidupan keluarga.

Bagi Pemerintah Kota Gunungsitoli ungkap Wakil Walikota Gunungsitoli, forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi dan memperoleh penguatan kebijakan dalam pelaksanaan program penanganan stunting di daerah. Berbagai pengalaman, strategi, serta kebijakan yang disampaikan dalam forum diharapkan dapat menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas intervensi dan memperkuat koordinasi antarperangkat daerah.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh unsur dalam memastikan upaya penurunan stunting memberikan hasil yang nyata. Pemerintah daerah, perangkat daerah, tenaga kesehatan, kader, keluarga, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan perlu bergerak bersama agar pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini dan menyentuh kelompok sasaran secara tepat.

Pendekatan berbasis data juga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan data yang akurat dan koordinasi yang kuat, pemerintah daerah dapat menentukan prioritas intervensi, mengoptimalkan sumber daya, serta melakukan evaluasi terhadap program yang telah dilaksanakan.

" Pemerintah Kota Gunungsitoli berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting melalui kerja kolaboratif dan berkelanjutan. Langkah ini menjadi investasi penting dalam membangun generasi yang sehat, tumbuh optimal, berkualitas, dan memiliki daya saing" Ujarnya

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Gunungsitoli optimistis upaya penurunan stunting dapat terus ditingkatkan dan memberikan dampak positif bagi kualitas sumber daya manusia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....