Wali Kota Kawal APBD, Percepat Program Pembangunan 2026
- 22 Agt 2026 16:24 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli — Pemerintah Kota Gunungsitoli memperkuat pengendalian pelaksanaan anggaran untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si. saat memimpin Rapat Evaluasi dan Pengendalian APBD Kota Gunungsitoli Semester I Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Lantai II Kantor Wali Kota Gunungsitoli, Rabu 19 Agustus 2026.
Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kota Gunungsitoli.
Evaluasi Semester I menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk melihat sejauh mana pelaksanaan APBD telah berjalan, baik dari aspek capaian kinerja, realisasi fisik maupun penyerapan anggaran. Hasil evaluasi sekaligus menjadi dasar untuk mengidentifikasi berbagai kendala dan menentukan langkah strategis agar pelaksanaan program pada Semester II dapat berjalan lebih optimal.
Evaluasi Jadi Dasar Percepatan
Dalam rapat tersebut, masing-masing perangkat daerah menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan program dan kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya. Pemaparan mencakup capaian fisik, realisasi keuangan, perkembangan kegiatan, serta berbagai kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program.
Pembahasan kemudian diarahkan pada upaya mencari solusi atas berbagai persoalan yang muncul. Perangkat daerah didorong untuk tidak hanya menyampaikan capaian, tetapi juga segera melakukan langkah korektif terhadap kegiatan yang belum berjalan sesuai target.
Dengan demikian, hasil evaluasi tidak berhenti pada penyampaian laporan, tetapi menjadi instrumen pengendalian untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan dan meningkatkan kualitas belanja daerah.
Wali Kota Tekankan Efektivitas dan Akuntabilitas
Dalam arahannya, Wali Kota Gunungsitoli meminta seluruh kepala perangkat daerah untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program serta penggunaan anggaran.
Setiap perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi internal maupun lintas sektor, mempercepat pelaksanaan kegiatan sesuai ketentuan, serta memastikan program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan tepat waktu dan tepat sasaran.
Wali Kota juga menekankan bahwa penggunaan APBD harus berorientasi pada hasil. Setiap anggaran yang dibelanjakan harus mampu memberikan dampak yang jelas bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai anggaran hanya terserap secara administratif, tetapi manfaatnya tidak dirasakan masyarakat. Setiap program harus memiliki hasil dan dampak yang nyata,” ujar Wakil Walikota Gunungsitoli.
Fokus Semester II: Percepatan dan Ketepatan Sasaran
Memasuki Semester II Tahun Anggaran 2026, seluruh perangkat daerah diharapkan menjadikan hasil evaluasi sebagai pijakan untuk melakukan perbaikan dan percepatan.
Kegiatan yang mengalami keterlambatan perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret, sementara program prioritas daerah harus mendapat perhatian dan pengendalian yang lebih kuat agar target yang telah ditetapkan dapat dicapai hingga akhir tahun anggaran.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya menjaga kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. Efisiensi harus tetap berjalan seiring dengan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Melalui evaluasi dan pengendalian APBD secara berkala, Pemerintah Kota Gunungsitoli terus berupaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan memastikan APBD benar-benar menjadi instrumen pembangunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....