Penguatan Pendidikan Jadi Fokus Kunjungan Wagub Sumut ke Gunungsitoli
- 23 Jul 2026 11:32 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitol – Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias kembali ditunjukkan melalui kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., ke SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Rabu 22 Juli 2026. Dalam kunjungan tersebut, Wakil Gubernur didampingi Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, S.E., M.Si., untuk meninjau secara langsung progres pembangunan sekolah sekaligus memastikan penguatan sektor pendidikan vokasi sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Kepala SMK Negeri 1 Gunungsitoli, Edid Bestaria Zendrato, S.Pd., Ketua Komite Sekolah, para guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik. Peninjauan dilakukan terhadap sejumlah fasilitas yang sedang dibangun guna mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih representatif bagi pengembangan kompetensi peserta didik.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan amanah dari Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah dimulai pada kunjungan sebelumnya ke Kepulauan Nias. Menurutnya, pembangunan pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sekaligus menjadi salah satu indikator penting dalam mengentaskan daerah dari status ketertinggalan.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata, sehingga seluruh masyarakat, termasuk di Kepulauan Nias, memperoleh akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas," ujar Wakil Gubernur.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kepulauan Nias masih termasuk kawasan yang berstatus daerah tertinggal. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menargetkan agar sebelum berakhirnya masa kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur H. Surya, seluruh 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara telah keluar dari kategori daerah tertinggal melalui percepatan pembangunan yang merata di berbagai sektor.
Sementara itu, Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan apresiasi atas perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap percepatan pembangunan di Kepulauan Nias. Menurutnya, sinergi yang terbangun antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah telah memberikan optimisme baru bagi masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Atas nama Pemerintah Kota Gunungsitoli dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian yang begitu besar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Kami merasakan adanya komitmen yang kuat untuk mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias, khususnya di sektor pendidikan," ungkap Wali Kota.
Wali Kota menjelaskan bahwa SMK Negeri 1 Gunungsitoli saat ini membina lebih dari seribu peserta didik yang dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil, profesional, serta siap bersaing di dunia usaha dan dunia industri. Namun demikian, masih terdapat sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana praktik kejuruan yang perlu terus dilengkapi agar pembelajaran vokasi dapat berlangsung semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kota Gunungsitoli berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara semakin erat dalam mendukung pembangunan sektor pendidikan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mempercepat terwujudnya Kepulauan Nias yang maju, mandiri, berdaya saing, dan terbebas dari status daerah tertinggal.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan setiap langkah pembangunan mampu menghadirkan manfaat yang nyata bagi generasi muda sebagai aset utama pembangunan daerah di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....