Gubernur Datang, Harapan SMKN 1 Lotu Menguat

  • 12 Agt 2026 19:03 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara – Sorak sorai siswa menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution di halaman SMK Negeri 1 Lotu, Kamis 6 Agustus 2026. Bagi guru dan siswa, kunjungan orang nomor satu di Sumut itu bukan sekadar seremoni. Ini harapan baru agar sekolah vokasi di pusat Kota Lotu ini keluar dari keterbatasan.

SMKN 1 Lotu berdiri di jantung ibu kota Kabupaten Nias Utara. Tapi kondisi di dalamnya masih jauh dari kata ideal.

"Ini salah satu SMK yang ada di tengah-tengah ibu kota. Tentu banyak fasilitas yang harus kami butuhkan di sini. Sarana prasarana masih kurang. Gedungnya juga masih banyak yang harus diperbaiki, guna menjaga kenyamanan proses belajar mengajar," kata Adasama Harefa, guru SMKN 1 Lotu.

Gubsu Bobby Bersama Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu, saat Meninjau Progres Rehabilitasi Ruang Kelas SMKN 1 Lotu

Keluhan itu bukan hanya dari guru. Septurisman Gea, Ketua OSIS SMKN 1 Lotu, ikut menyuarakan isi hati 9 rombongan belajar yang masih menempati ruang kurang memadai.

“Kami juga ingin memiliki fasilitas yang lebih baik lagi, misalnya komputer khusus untuk jurusan Akuntansi. Dan kami ingin juga memiliki fasilitas marching band. Kami ingin mengembangkan bakat kami yang telah terpendam dari beberapa tahun kemarin,” ujarnya dengan nada berharap.

Bayangkan belajar akuntansi tanpa komputer memadai. Atau praktik kejuruan dengan peralatan yang sudah usang. Itu realitas yang dihadapi siswa SMKN 1 Lotu selama ini. Gedung yang perlu perbaikan, meubeler yang sudah tua, dan ruang praktik yang belum lengkap.

Meski begitu, semangat belajar tidak surut. Di tengah keterbatasan, guru dan siswa tetap berupaya mencetak lulusan yang siap kerja. Hanya saja, tanpa dukungan sarana yang layak, hasilnya tentu tidak akan maksimal.

Kedatangan Gubernur Bobby Nasution siang itu memberi secercah harapan.

"Dengan kedatangan Bapak Gubernur siang ini, mudah-mudahan membawa angin segar untuk perhatian khusus bagi SMK Negeri 1 Lotu," kata Septurianus.

Menanggapi keluhan itu, Gubernur tidak berjanji muluk. Ia memastikan perbaikan akan jalan terus.

Gubsu Bertemu dengan Orang Tua Siswa dan Pelajar SMKN 1 Lotu

"Perbaikan fasilitas sekolah, yaitu ruang-ruang kelasnya, terus peralatan praktiknya kalau di SMK, dan juga meubelernya, akan terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi. Yang paling utama juga, kalau di SMA, SMK, kalau di Nias ini sudah gratis. Untuk beban orang tua itu sudah tidak ada, dan sudah berjalan dengan bagus," ujar Bobby.

Bagi Pemprov Sumut, SMK bukan hanya tempat menuntut ilmu. Ini pabrik pencetak tenaga kerja. Karena itu fasilitas praktik jadi prioritas.

Gubernur berharap, dengan dukungan fasilitas yang lebih baik, proses belajar mengajar di SMKN 1 Lotu dapat berjalan lebih nyaman dan melahirkan lulusan yang siap diserap dunia industri.

Di Nias Utara, lulusan SMK adalah harapan ekonomi keluarga. Ketika sekolahnya dibenahi, maka masa depan anak-anak Lotu juga ikut terbangun.

Kini bola ada di tangan Pemprov. Para guru dan siswa SMKN 1 Lotu hanya bisa menunggu. Menunggu kelas yang tidak lagi bocor. Menunggu komputer baru untuk jurusan Akuntansi. Menunggu drum band yang bisa mengiringi bakat terpendam mereka. Karena pendidikan yang bermutu, berawal dari ruang kelas yang layak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....