Perawatan Kendaraan yang Jarang Dipakai agar Tetap Berfungsi Baik
- 24 Jun 2026 10:12 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Kendaraan yang jarang dipakai justru lebih cepat rusak jika tidak dirawat dengan benar. Komponen seperti aki, ban dan oli mesin dapat mengalami penurunan fungsi meskipun kendaraan hanya terparkir di garasi. Kendaraan yang jarang dipakai tetap memerlukan perawatan rutin agar komponen internal tidak mudah rusak sebagaimana dimuat laman bengkelbos.
Ikuti panduan berikut untuk menjaga kondisi mesin, aki dan bodi kendaraan tetap prima.
Perawatan motor yang jarang dipakai
Panaskan Mesin Rutin: Nyalakan mesin setiap hari selama 5–10 menit tanpa perlu menggeber gas secara berlebihan seperti dijelaskan pada laman AstraDaihatsu.
Ganti Oli Berkala: Ganti oli maksimal setiap 6 bulan sekali meski jarak tempuh belum tercapai untuk mencegah korosi.
Perawatan Aki: Jaga kelistrikan dengan memanaskan motor agar aki tidak tekor.
Pakai standar tengah: Gunakan standar tengah agar ban tidak menapak langsung di lantai guna menghindari flat spot juga untuk mengurangi beban suspensi dan menjaga bentuk ban tetap bulat merata dan agar beban kendaraan tidak bertumpu pada satu sisi ban.
Gunakan Kick Starter: Gunakan engkol saat menghidupkan pertama kali untuk menghemat daya aki.
Cabut Sekring Aki: Lepas sekring utama (fuse) jika motor tidak akan disentuh dalam sebulan.
Cek Tekanan Angin: Isi tekanan ban sedikit di atas normal sebelum ditinggal lama.
Lumasi Rantai: Oleskan pelumas rantai agar tidak kaku, berkarat, atau putus saat digunakan kembali.
Perawatan mobil yang jarang dipakai
Panaskan mesin berkala: Hidupkan mesin 2–3 kali seminggu selama 10–15 menit agar oli bersirkulasi.
Cegah Aki Soak: Lepas terminal aki negatif jika mobil tidak dipakai lebih dari 7 hari.
Tekanan Ban: Tambah tekanan angin ban sekitar +2 hingga +3 PSI dari standar untuk menghindari deformasi.
Isi tangki BBM penuh: Jangan biarkan tangki kosong untuk mencegah pengembunan. Tangki penuh meminimalisasi ruang kosong untuk mencegah kondensasi air dan karat sebagaimana dimuat laman bengkelbos.
Hindari Flat Spots: Geser mobil maju-mundur atau putar ban agar beban tidak bertumpu pada satu titik ban.
Hindari Rem Tangan: Gunakan ganjal roda (wheel chock) daripada rem tangan agar kampas rem tidak lengket pada piringan saat parkir lama.
Gunakan Car Cover: Lindungi bodi dari debu, kotoran hewan dan kelembapan bodi seperti dimuat laman toyotaastra.
Perawatan Umum (Mobil & Motor)
Bersihkan Kabin/Bagasi: Buang sisa makanan agar tidak mengundang tikus atau kecoak bersarang.
Cuci rutin: Bersihkan kendaraan minimal seminggu sekali untuk melindungi cat dari debu, kotoran atau kelembapan.
Parkir di tempat teduh: Gunakan penutup bodi (sarung mobil/motor) dan parkir di area tertutup (garasi) untuk melindungi dari cuaca. Gunakan garasi beratap semen untuk melindungi karet wiper dan komponen eksterior dari cuaca ekstrim seperti dimuat laman bravomotor.
Cek ruang mesin: Periksa area kap mesin secara berkala untuk memastikan tidak ada tikus yang menggigit kabel seperti dirilis laman nasmoco.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....