Menjadi Tamu Allah, setelah Menunggu 13 Tahun Lamanya
- 17 Apr 2026 17:22 WIB
- Gunung Sitoli
RRI.CO.ID, Gunungsitoli - Tahun 2013 silam, Bastari Marikan warga Kelurahan Ilir kota Gunungsitoli yang beralamat di jalan Karet nomor 29 beserta istri Rosniar Tanjung dan adiknya Rosnah Tanjung, mendaftar untuk menunaikan ibadah haji. Walaupun sempat pesimis dengan kuota haji yang awalnya hanya diperkenankan untuk satu orang saja, penantiannya selama 13 tahun akhirnya terbayar sudah. Dengan adanya kuota tambahan akhirnya kota Gunungsitoli mendapatkan jatah CJH sebanyak 5 orang.
“Awalnya hati saya cukup risau karena sebenarnya kouta haji untuk kota Gunungsitoli hanya 1 orang atas nama Ibu (orangtua) dari Saudara Ratna Sari, namun karena orangtuanya sakit maka saudara Ratna Sari ini yang menggantikan. Kemudian mungkin karena ada tambahan, maka untuk kota Gunungsitoli diusulkan sebanyak 13 orang, namun yang diperkenankan hanya 8 orang namun dikarenakan yang lainnya juga sudah mengundurkan diri, maka CJH nya tinggal berjumlah 5 orang, kami bertiga ditambah dengan Saudara Ratna dan 1 lainnya atas nama Ainal Almadani berdomisili di Jakarta, dan akan bertemu nantinya di embarkasi Medan pada tanggal 23 April 2026,” ujarnya, Jumat 17 April 2026.
Kekhawatiran lainnya juga sempat muncul ketika mengetahui bahwa pengurusan ibadah haji kini ditangani oleh Kantor Kementerian Haji dan Umrah. Jarak dan biaya yang ditempuh menjadi factor munculnya sikap pesimistis.
“Kami juga sempat pesimis karena Kementerian Haji dan Umrah ini tidak ada di Gunungsitoli, namun digabungkan ke Kemenhaj kota Sibolga sehingga dikhawatirkan segala urusan akan diselesaikan di Sibolga. Tapi Alhamdulillah berkat doa dan izin Allah, Pihak Kemenhaj bekerjasama dengan Kementerian Agama melaksanakan Manasik Haji di Gunungsitoli berlokasi di Kantor Kemenag Kota Gunungsitoli dan Kantor KUA Kecamatan Gunungsitoli,” ucap Bastari.
Cukup banyak persiapan bagi para CJH yang sudah diikuti. Bastari mengungkapkan, salahsatunya adalah kegiatan manasik haji akbar yang setiap tahun digelar oleh Bank Sumut sebagai mitra jemaah haji. Acara tersebut juga dihadiri langsung oleh Wakil Kementerian Haji dan Umrah RI. Ia juga berterimakasih kepada pemerintah kota Gunungsitoli yang menfasilitasi pemberangkatan dan penjemputan Jemaah haji melalui transportasi udara. Begitu juga dengan pihak Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia IPHI kota Gunungsitoli bekerjasama dengan Pemko Gunungsitoli melaksanakan acara Tepung Tawar bertempat di Kantor Wali Kota Gunungsitoli, serta acara Halal Bi Halal dirangkaikan dengan Tepung Tawar Haji yang digelar Kemenag kota Gunungsitoli bertempat di MAN Gunungsitoli. Dan besok para CH akan mengikuti acara yang sama bertempat di Gedung A’Luck, kegiatan ini digelar oleh Mushalla Madratsah Islamiyah Gunungsitoli.
CJH juga telah mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan berupa suntik vaksin Polio dan Meningitis, dan vaksin Influenza secara mandiri. “Saya juga sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan berbagai persiapan pemberangkatan calon Jemaah haji khususnya dari kota Gunungsitoli agar dapat menjalankan ibadah haji berjalan lancar, dan memohon doa agar menjadi haji yang mabrur,” ucapnya.
Dalam penantian lama, Ia dan keluarga tetap focus menjaga kesehatan fisik karena menjadi bagian dari prioritas utama agar dapat melaksanakan rukun Islam kelima dengan lancar. Hingga akhirnya, pada tahun ini, di umur yang menginjak usia 70 tahun, dengan rasa haru yang mendalam, Ia mengucap syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesempatan berupa umur dan kesehatan, akhirnya masuk dalam daftar keberangkatan Jemaah haji dari kota Gunungsitoli melalui embarkasi Medan pada kloter 4.
Sementara itu, Persiapan pemberangkatan Calon Jamaah Haji 1447 Hijriyah/ 2026 Miladiah di wilayah Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sibolga, termasuk dari Kepulauan Nias berjalan sesuai dengan rencana.
Kasubbag TU Kemenhaj Kota Sibolga Zikri Akbar S.Sos I mengatakan, pemberangkatan CJH dari wilayah Kepulauan Nias, pihak Kemenhaj juga telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat.
“Untuk persiapan keberangkatan jamaah haji memang tahun ini perdana oleh Kementerian Haji dan Umur dibawah Kepresidenan Prabowo Subianto. Untuk Kemenhaj kota Sibolga yang menaungi wilayah Kepulauan Nias, Alhamdulillah Kemenhaj Sibolga bekerjasama dengan lintas sektoral dari mulai pendataan jamaah, pemeriksaan kesehatan, dan hal terkait administrasi dan lain lain sebagainya semua sudah terlaksana dengan baik dan masih tetap terus berkoordinasi dengan Kementerian Agama guna mensukseskan pemberangkatan CJH,” kata Zikri.
Khusus untuk calon Jemaah haji dari kota Gunungsitoli, persiapan pemberangkatan CJH dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2026 dari Kantor Wali Kota Gunungsitoli, dan untuk CJH dari Kabupaten Nias Selatan diberangkatkan di tanggal 26 April 2026 dari Nias Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....