Harap Presiden RI dan TNI Bangun Jembatan Gantung di Sungai Mua Desa Banua Sibohou

  • 13 Apr 2026 12:34 WIB
  •  Gunung Sitoli

RRI.CO.ID, Nias Utara - Hingga kini pelajar di Desa Banua Sibohou, Kecamatan Namohalu Esiwa, Kabupaten Nias Utara, masih kesulitan mengakses sekolah saat Sungai Mua meluap.

Sungai tersebut menjadi penghubung utama antara Desa Banua Sibohou dengan Desa Sisarahili, namun belum memiliki jembatan permanen sehingga warga harus menyeberang dengan risiko tinggi setiap musim hujan tiba.

Ama Luky Zega, warga Banua Sibohou, mengatakan kepada http://rri.co.id bahwa masyarakat utamanya pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA yang berasal dari Dusun 2 Desa Banua Sibohou sangat terganggu aktivitasnya ketika Sungai Mua banjir.

“Mereka tidak bisa ke sekolah karena arusnya deras dan berbahaya,” katanya. Senin, 12 April 2026.

Kondisi ini dialami sekitar 40 kepala keluarga di Dusun 2, ditambah warga dari desa tetangga, yakni Desa Namohalu 5 KK, Desa Mado Laoli Kecamatan Gunungsitoli 4 KK, dan Desa Hambawa Kecamatan Gunungsitoli Utara 2 KK.

Akibat tidak adanya jembatan layak, warga selama ini hanya mengandalkan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya. Namun jembatan tersebut sudah roboh akibat banjir besar yang terjadi pada tahun 2025 lalu.

Melihat kondisi tersebut, warga berharap adanya perhatian nyata dari Presiden dan TNI. Ama Luken Zega secara khusus meminta agar pembangunan Jembatan Gantung dalam program Karya Bakti TNI Skala Besar 2026 dapat diarahkan ke Sungai Mua.

“Kami harap Presiden RI Prabowo Subianto dan TNI bisa memperhatikan kami. Jembatan ini penting untuk memperlancar mobilitas, distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Harapan serupa disampaikan Floren Jesika Zebua, salah seorang pelajar SD. Ia mengaku puluhan pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK sangat kesulitan ketika hujan deras mengakibatkan Sungai Mua banjir.

"Semoga Pak Presiden segera merealisasikan pembangunan jembatan di Sungai Mua," kata Floren.

Warga meyakini, jika jembatan gantung dibangun di Sungai Mua, maka akses pendidikan akan kembali lancar, distribusi hasil bumi tidak lagi terhambat, dan perekonomian masyarakat di perbatasan Namohalu Esiwa dapat tumbuh lebih cepat.

google-preference
Video

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....