Kapolsek Sebut Miras Jadi Faktor Kasus Kriminal di Kota Barat
- 04 Okt 2026 19:34 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Lebih dari 60 laporan tindak kriminal telah diterima Polsek Kota Barat hingga September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 22 kasus telah dinaikkan ke tahap penyelidikan.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Kota Barat, AKP Mamahani, saat kegiatan silaturahmi Pemerintah Kota Gorontalo dan sosialisasi urusan pemerintahan, pembangunan, serta kemasyarakatan di Kelurahan Buladu, Kecamatan Kota Barat, Sabtu 3 Oktober 2026.
AKP Mamahani mengungkapkan, perkara yang paling banyak ditangani pihaknya antara lain kasus penganiayaan dan pencurian.
Menurutnya, konsumsi minuman beralkohol atau miras menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya sejumlah tindak kriminal, termasuk penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Peristiwa yang terjadi, baik penganiayaan sesama warga maupun KDRT, sebagian dipengaruhi oleh mengonsumsi minuman keras, yaitu paling banyak jenis cap tikus,” ujar Kapolsek.
Oleh sebab itu, ia mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan pemuda, agar menjauhi konsumsi minuman keras.
“Karena ketika seseorang kehilangan kemampuan mengendalikan diri akibat pengaruh alkohol, situasi tersebut dapat berujung pada tindakan yang masuk dalam ranah pidana,” tandasnya.
Sebagai bagian dari langkah pencegahan, kata dia, personel Polsek Kota Barat rutin melaksanakan operasi pada malam hari dengan salah satu sasaran utama adalah minuman beralkohol.
“Setiap malam sering kami lakukan operasi. Sementara penjual minuman keras sudah tidak ada, tetapi kami heran, kami masih menemukan warga masyarakat yang masih banyak minum-minum dan sering melakukan keributan di wilayah Kota Barat,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya juga baru-baru ini menerima laporan masyarakat mengenai potensi tawuran di wilayah Kota Barat.
Berkat informasi dan koordinasi bersama masyarakat, potensi tawuran tersebut dapat segera ditangani sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Semalam hampir terjadi tawuran, tetapi berkat informasi dari masyarakat, syukur tawuran itu bisa kami tangani,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....