Kemenhaj Kota Gorontalo Ingatkan Warga Waspadai Travel Umrah

  • 20 Sep 2026 15:42 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo - Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Gorontalo mengingatkan masyarakat agar lebih teliti memilih penyelenggara perjalanan ibadah umrah guna menghindari penipuan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Gorontalo, Abdul Qohar Salilama kepada RRI, mengatakan calon jemaah perlu memastikan legalitas penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) sebelum mendaftar dan membayar biaya perjalanan.

Menurutnya, salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah travel yang mengatasnamakan PPIU resmi. Dalam sejumlah kasus, nama PPIU yang dicantumkan ternyata tidak pernah memberikan izin kepada pihak yang mengatasnamakan tersebut.

"Kalau modus penipuan, biasanya cuma mengatasnamakan di PPIU resmi. Ada beberapa yang terbaru, mereka mengatasnamakan travel dari PPIU di pusat yang resmi. Ketika kita crosscheck di pusat, ternyata mereka merasa tidak pernah menunjukkan atau mengatasnamakan ini," ujar Abdul Qohar, ketika diwawancarai melalui sambungan telepon, Minggu 20 September 2026.

Ia menjelaskan, masyarakat juga perlu memastikan status izin travel, termasuk membedakan antara PPIU pusat dan kantor cabang.

Menurutnya, di Kota Gorontalo saat ini terdapat satu PPIU pusat, sementara penyelenggara lainnya merupakan cabang dari PPIU yang berkantor pusat di daerah lain, seperti Makassar atau Jakarta.

"Yang paling penting itu adalah izin, karena izin travel ini sudah tidak mudah. Untuk Kota Gorontalo sendiri yang punya PPIU pusat di sini baru satu, yang lain masih bercabang," jelasnya.

Selain legalitas, Abdul Qohar meminta calon jemaah memastikan adanya perjanjian sebelum keberangkatan, termasuk memastikan kejelasan layanan perjalanan dan tiket pulang.

Ia mengingatkan calon jemaah tidak hanya memastikan tiket keberangkatan, tetapi juga tiket kepulangan agar tidak mengalami kendala saat berada di luar negeri.

"Jangan sampai kita jemaah ini tertahan entah di Bandara Saudi ataupun di Bandara Jakarta, karena ternyata PPIU-nya atau penyelenggara umrahnya belum punya tiket pulang," katanya.

Untuk mempersempit ruang gerak penipuan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Gorontalo juga melakukan pemantauan terhadap keberangkatan jemaah melalui Bandara Djalaluddin Gorontalo.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan kelengkapan perjalanan jemaah, termasuk tiket pulang dan kesiapan keberangkatan.

Selain itu, pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap sejumlah PPIU dan kantor cabang yang berada di Kota Gorontalo.

Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan tiga hingga empat travel cabang yang memiliki izin cabang di Kota Gorontalo, namun alamat kantornya belum ditemukan.

Abdul Qohar menegaskan temuan tersebut masih menjadi peringatan bagi masyarakat dan pihak travel diminta memberikan klarifikasi kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Gorontalo.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan hotline dan call center Kementerian Haji dan Umrah untuk melaporkan dugaan penipuan atau persoalan terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....