Rum Pagau: Konferensi Kerja PGRI Harus Lahirkan Gagasan Strategis Pendidikan

  • 12 Sep 2026 18:19 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Bupati Boalemo Rum Pagau mendorong Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo melahirkan gagasan strategis untuk memperkuat kemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. Hal itu disampaikan Rum Pagau saat membuka Konferensi Kerja Pertama PGRI Kabupaten Boalemo, Sabtu 12 September 2026.

Rum mengatakan, konferensi kerja PGRI tidak boleh hanya menjadi forum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, tetapi harus dimanfaatkan untuk merumuskan langkah nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Boalemo. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Boalemo menempatkan pendidikan sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

“Saya atas nama Pemeritah Daerah mengucapkan selamat melaksanakan Konferensi Kerja Pertama PGRI Kabupaten Boalemo. Saya berharap Kongferensi ini tidak hanya menjadi Forum evaluasi Organisasi tetapi lebih dari ini dapat melahirkan gagasan yang strategis untuk kemajuan pendidikan di Kabupaten Boalemo,” kata Rum Pagau

Ia menilai penguatan sektor pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi berbagai perubahan. Rum menambahkan, perhatian terhadap pendidikan juga sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan pendidikan sebagai salah satu program prioritas.

“Pemerintah Kabupaten Boalemo menempatkan sektor pendidikan ini sebagai salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia. Bahkan Bapak Presiden Republik Indonesia menekankan bahwa pendidikan menjadi salah satu program prioritas dalam rangka menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” tambahnya.

Rum Pagau menegaskan, dunia pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat. Karena itu, Rum meminta seluruh pemangku kepentingan pendidikan, termasuk para guru, tidak lagi menerapkan pola pembelajaran dengan pendekatan yang sama seperti masa lalu.

“Kita ketahui bahwa tantangan yang kita hadapi saat ini semakin kompleks, karena itu, kita tidak boleh menjalankan pendidikan dengan cara seperti dulu tapi kita harus menyesuaikan dengan kondisi zaman yang sudah serba menggunakan teknologi,” kata Rum.

Ia berharap hasil Konferensi Kerja Pertama PGRI Kabupaten Boalemo dapat menjadi dasar untuk memperkuat peran organisasi guru dalam menjawab kebutuhan pendidikan di tengah perkembangan teknologi.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Boalemo Abdul Azis Djakatara mengatakan, Konferensi Kerja Pertama merupakan agenda tahunan organisasi yang menjadi ruang untuk mengevaluasi program kerja sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi.

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Boalemo yang diselenggarakan untuk mengevaluasi program kerja dan merumuskan langkah strategis organisasi,” kata Azis Djakatara

Ia menjelaskan, konferensi kerja memiliki beberapa tujuan utama, mulai dari mengevaluasi program yang telah dilaksanakan, menyusun program dan anggaran tahunan, hingga memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan mutu tenaga pendidik.

“Tujuan utama Konferensi Kerja PGRI yang pertama evaluasi program, menilai pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya dari berbagai tingkatan pengurus. Kedua, penyusunan program, menetapkan program kerja dan anggaran tahunan organisasi yang selaras dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga PGRI,” ucapnya

Azis menambahkan, konferensi juga diarahkan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar-pengurus dari tingkat cabang hingga kabupaten/kota dan provinsi, sekaligus membahas peningkatan kompetensi, profesionalisme serta advokasi kesejahteraan tenaga pendidik.

“Ketiga, konsolidasi organisasi, memperkuat sinergi dan koordinasi antar pengurus, mulai dari tingkat cabang, kabupaten/kota, hingga provinsi dan keempat, peningkatan mutu guru, membahas strategi peningkatan kompetensi, profesionalisme, serta advokasi kesejahteraan tenaga pendidik,” tambahnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....