Dorong Anak Bisa Berbahas Arab, Pemkab Gorontalo Kunjungi Yayasan Perisa

  • 12 Sep 2026 15:06 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Gorontalo membuka ruang kolaborasi dengan Yayasan Perisa dalam mendorong program Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab. Program tersebut sejalan dengan visi Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan dan misi membangun sumber daya manusia yang beragama, berbudaya, unggul dan kompetitif, yang diusung Bupati Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus,

Jumat 11 September 2026, Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, bersama Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Gorontalo Eman Kadir, melakukan kunjungan dan koordinasi bersama pihak Yayasan Perisa. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas kolaborasi di bidang pendidikan dan keagamaan.

Bagi Pemkab Gorontalo, penguasaan bahasa Arab bukan semata kemampuan berbahasa, tetapi menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat literasi keagamaan, membuka akses terhadap khazanah Islam, sekaligus membangun kepercayaan diri generasi muda dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Yang kita bangun bukan hanya kemampuan bahasa, tetapi juga kualitas sumber daya manusia. Karena itu, setiap program yang memiliki nilai pendidikan dan keagamaan perlu kita lihat peluang sinerginya dengan program pemerintah daerah,” ujar Sugondo.

Kabag Kesra Eman Kadir menambahkan, pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap konsep program, termasuk pola pembelajaran, sasaran peserta, tenaga pengajar serta mekanisme kerja sama yang akan dibangun. Ia berharap program tersebut nantinya dapat dirancang secara terukur sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Prinsipnya kita ingin program ini berjalan baik, terarah dan memberi manfaat bagi anak-anak. Tentu semuanya akan kita koordinasikan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,” kata Eman.

Program “Semua Anak Muslim Bisa Berbahasa Arab” pun diharapkan tidak berhenti sebagai program pembelajaran bahasa, tetapi menjadi bagian dari investasi jangka panjang untuk membentuk generasi Kabupaten Gorontalo yang religius, berbudaya, unggul dan kompetitif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....