Hari Radio ke 81, Kepala RRI Gorontalo Paparkan Capaian Siaran selama Setahun

  • 11 Sep 2026 12:33 WIB
  •  Gorontalo

RRI GORONTALO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Radio Republik Indonesia (RRI), Kepala LPP RRI Gorontalo, Abdul Haris Talamati, menegaskan komitmen RRI untuk tidak ikut terseret dalam arus informasi liar di era disrupsi digital. RRI Gorontalo bertekad memperkuat perannya sebagai penjernih informasi yang terverifikasi bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Abdul Haris Talamati dalam pidato sambutannya pada peringatan HUT ke-81 RRI yang digelar di Gorontalo, Jumat (11/9/2026).

Abdul Haris mengingatkan kembali sejarah panjang perjuangan RRI sejak didirikan pada 11 September 1945. Mulai dari peran pemuda pejuang seperti Jusuf Ronodipuro yang mengudarakan Proklamasi Kemerdekaan RI dari pemancar bekas tentara Jepang, hingga perjuangan siaran Radio Rimba Raya dari hutan Aceh saat Agresi Militer Belanda II. Menurutnya, semangat perjuangan tersebut harus terus dirawat di tengah tantangan zaman saat ini.

"Di tengah fenomena everyone is a publisher dan banjir informasi tanpa verifikasi yang mengikis kredibilitas media, RRI Gorontalo menolak ikut dalam arus demi sekadar mengejar engagement.

Selain menjadi penjernih informasi, Abdul Haris merinci tiga langkah strategis RRI Gorontalo lainnya dalam menghadapi fenomena media modern, yakni menyajikan konten multiplatform berkualitas untuk merangkul generasi muda, fokus pada in-depth journalism (jurnalisme mendalam), serta menguatkan keunggulan informasi lokal dan kebencanaan yang cepat serta akurat.

Sampaikan Laporan Capaian Kinerja

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Haris Talamati juga menyampaikan laporan capaian kinerja RRI Gorontalo selama periode September 2025 hingga September 2026 sebagai wujud transparansi dan pelayanan kepada publik:

  • Bidang Penyiaran: Menerbitan 548 kali siaran Dialog Astacita untuk mengawal program prioritas nasional (ketahanan pangan, inflasi, kesehatan, pendidikan), 131 Filler, 33 Iklan Layanan Masyarakat (ILM), 16 Drama Radio, 1.350 siaran Komunitas, 292 siaran Kita Indonesia, 847 siaran keagamaan dan obrolan religi, serta 595 paket siaran pelestarian budaya lokal.
  • Bidang Pemberitaan: memproduksi 4.217 berita radio, 6.513 berita online, 469 berita audio visual, 64 Dialog Interaktif Current Affair, serta 18 paket Feature dan Laporan Mendalam. Kinerja ini didukung oleh 15 wartawan berkompeten. Pada ajang RRI Award, RRI Gorontalo berhasil meraih 3 penghargaan (Kontribusi Berita Teraktif, Konten UMKM Terfavorit, dan Konten Informasi Layanan Publik Terbanyak).
  • Bidang Media Baru & Teknologi: Peningkatan signifikan pada engagement media sosial dengan total interaksi mencapai 27,8 juta. Peningkatan pengikut tercatat di platform Facebook (32 ribu pengikut), TikTok (26,6 ribu pengikut), YouTube (12,8 ribu pengikut), dan Instagram. Aplikasi RRI Digital juga menjangkau puluhan ribu pendengar di kanal Pro 1, Pro 2, dan Pro 4, sembari menjaga performa pemancar di angka 77 persen.
  • Pengembangan Usaha: Mengukuhkan kepercayaan mitra daerah melalui penandatanganan 204 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan 17 Kemitraan Strategis.

Mengakhiri sambutannya, Abdul Haris menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh angkasawan, angkasawati, para mitra, serta masyarakat Gorontalo yang terus setia mendukung RRI.

"Mari kita jaga konsistensi ini untuk terus merekatkan bangsa. Sekali di Udara, Tetap di Udara!" pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....