Pemkot Gorontalo Targetkan Dana Kelurahan Tuntas Sebelum Desember 2026

  • 07 Sep 2026 11:08 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Kota Gorontalo - Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengevaluasi realisasi pemanfaatan dana kelurahan dalam rapat koordinasi dan evaluasi atau Rakorev penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Bandhayo Lo Yiladia, Minggu 6 September 2026.

Dalam evaluasi tersebut, para lurah melaporkan capaian penggunaan dana kelurahan di wilayah masing-masing. Sejumlah kelurahan telah merealisasikan anggaran hingga 100 persen dan siap mengajukan pencairan tahap kedua.

Sementara itu, beberapa kelurahan lainnya masih mencatat realisasi pada kisaran 80 hingga 90 persen lebih.

Menanggapi kondisi tersebut, Adhan meminta camat memberikan perhatian khusus terhadap kelurahan yang realisasinya masih berada di sekitar 80 persen.

Ia meminta camat segera memetakan kendala yang menyebabkan pelaksanaan program belum tuntas dan mencari solusi agar realisasi anggaran dapat segera ditingkatkan.

“Nanti camat-camat, tolong diperhatikan itu. Petakan masalah dan selesaikan,” kata Adhan dalam Rakorev.

Adhan menargetkan seluruh program dan pembangunan yang menggunakan dana kelurahan dapat diselesaikan sebelum Desember 2026.

“Saya berharap sebelum Desember sudah selesai semuanya,” ujarnya.

Menurut Adhan, penyelesaian seluruh pekerjaan tahun 2026 diperlukan agar tidak ada persoalan yang tertinggal di tingkat kelurahan dan pemerintah daerah dapat memasuki 2027 dengan fokus pada agenda pembangunan berikutnya.

“Insyaallah seluruh program tahun 2026 ini tidak ada masalah-masalah di kelurahan, semua pekerjaan selesai semua,” ujar Adhan.

Jika seluruh pekerjaan 2026 rampung sesuai target, Pemkot Gorontalo akan mulai memfokuskan perhatian pada rencana pembangunan kantor wali kota baru pada 2027.

“Sehingga masuk di tahun 2027, Insyaallah kita akan mulai melakukan pengerjaan pembangunan kantor baru wali kota,” ujarnya.

Adhan menekankan percepatan penyelesaian pekerjaan yang bersumber dari dana kelurahan penting dilakukan agar agenda pembangunan tahun berjalan tidak menyisakan pekerjaan dan mengganggu pelaksanaan program pada tahun berikutnya.

“Saya berharap semua pengerjaan pembangunan selesai di tahun 2026 sehingga kita ke depan fokus pada pembangunan berikutnya,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....