DPRD Provinsi Gorontalo Pantau Kesiapan Hadapi Kekeringann

  • 02 Sep 2026 10:09 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - DPRD Provinsi Gorontalo melalui Wakil Ketua III bersama Komisi I melakukan monitoring kesiapan pemerintah desa dan kelurahan dalam menghadapi dampak kekeringan musim kemarau. Selasa 1 September 2026.

Monitoring dilakukan untuk memastikan pemerintah di tingkat desa dan kelurahan telah menyiapkan langkah antisipasi, khususnya terkait ketersediaan air bersih, dampak terhadap pertanian, serta potensi kebakaran.

Di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, pemerintah kelurahan menyampaikan kondisi ketersediaan air bersih masih aman. Namun, dampak kekeringan mulai dirasakan pada sektor pertanian.

Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami gagal panen akibat kondisi kekeringan yang memengaruhi ketersediaan air untuk kebutuhan pertanian.

Pemerintah kelurahan juga mengingatkan adanya potensi kebakaran selama musim kemarau. Sebelumnya, kebakaran pernah terjadi akibat sekam padi yang terbakar.

“Memang pernah ada kejadian kebakaran yang diakibatkan oleh sekam padi yang terbakar. Hal tersebut sudah kami antisipasi bersama masyarakat. Pemerintah kelurahan selalu mengimbau dan menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran, terutama pada musim kekeringan seperti sekarang ini,” jelas pihak pemerintah kelurahan.

Pemerintah kelurahan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dalam setiap langkah penanganan dan antisipasi di wilayahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, Yeyen Sidiki, mengatakan monitoring dilakukan untuk memastikan pemerintah desa dan kelurahan memiliki kesiapan menghadapi dampak musim kemarau.

“Pemerintah desa dan kelurahan harus terus memperkuat koordinasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat. Kita perlu memastikan langkah antisipasi dilakukan sejak awal, sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan, terutama menyangkut kebutuhan air bersih, pertanian, dan potensi kebakaran,” ujar Yeyen.

Komisi I berharap pemerintah desa dan kelurahan terus memantau kondisi wilayah serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait, agar setiap persoalan akibat musim kemarau dapat segera diidentifikasi dan ditangani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....