Perkemahan Saka Widya Budaya Bakti di Limboto Diikuti 24 Gudep
- 28 Agt 2026 01:03 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Sebanyak 700 peserta dari 24 gugus depan (gudep) SMA/SMK/MA se-Kabupaten Gorontalo mengikuti Perkemahan Bakti Saka Widya Budaya Bakti (SWBB) Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2026, di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto. Perkemahan tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Rabu 26 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Tonny menyebut kegiatan ini menjadi ruang pembentukan karakter, kemandirian, keterampilan, kepedulian sosial, serta jiwa pengabdian generasi muda. Tonny juga mendorong kegiatan SWBB tidak hanya menjadi ajang pengembangan keterampilan, tetapi juga momentum bagi peserta untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pramuka bukan hanya soal ketangkasan individu, yang tidak kalah penting adalah bagaimana adik-adik hadir dan memberikan manfaat nyata di tengah masyarakat,” ujar Tonny.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai Satuan Karya (Saka) dan seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, sinergi tersebut menunjukkan semangat Gerakan Pramuka untuk terus bergerak bersama dalam membina generasi muda.
Tonny berpesan kepada peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan disiplin, penuh semangat dan tanggung jawab, serta menjaga kesehatan, kekompakan dan nama baik Gerakan Pramuka.
“Teruslah belajar, berkarya dan mengabdi. Jadikan pengalaman selama perkemahan ini sebagai bekal untuk menjadi generasi muda yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Kabupaten Gorontalo Jayusdi Rivai mengatakan, rangkaian kegiatan meliputi kegiatan harian, lomba krida Saka Widya Budaya Bakti, lomba teknik kepramukaan, serta kegiatan bakti sosial. Kegiatan bakti dijadwalkan berlangsung hingga Jumat 28 Agustus 2026, dengan aksi kebersihan di Taman Menara, Taman Budaya, dan Pasar Modern Limboto setelah peserta melaksanakan salat Jumat bersama di Masjid Agung Baiturrahman Limboto.
“Ini merupakan wujud kepedulian kakak dan adik Pramuka terhadap masyarakat sekaligus lingkungan,” kata Jayusdi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....