BPBD Gorontalo Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Tongo Bone Pantai

  • 25 Agt 2026 12:06 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo bersama BPBD Kabupaten Bone Bolango dan unsur terkait menyalurkan 25.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Tongo, Kecamatan Bonepantai, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Senin (24/8/2026).

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Gorontalo, Rusli W. Nusi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Hifny Tegela, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kekeringan.

“Distribusi air bersih ini merupakan bentuk pelayanan dan upaya penanganan dampak kekeringan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak,” ujar Hifny.

Menurutnya, kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan hasil pemantauan kondisi kekeringan di wilayah terdampak serta adanya permintaan bantuan air bersih dari pemerintah desa dan masyarakat.

Distribusi air bersih berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 23.20 WITA. Air bersih disalurkan menggunakan kendaraan tangki dengan kapasitas 5.000 liter.

Dalam kegiatan tersebut, total sebanyak 25.000 liter air bersih berhasil didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara bertahap untuk memastikan air dapat diterima oleh warga terdampak.

Hifny menjelaskan, kondisi kekeringan membuat masyarakat di Desa Tongo mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, distribusi air menjadi salah satu langkah penanganan untuk meringankan dampak yang dirasakan masyarakat.

“Air bersih telah diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” jelasnya.

BPBD Pantau Ketersediaan Air

BPBD Provinsi Gorontalo bersama BPBD Kabupaten Bone Bolango akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi ketersediaan air bersih di wilayah terdampak.

Pemantauan tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya, termasuk kemungkinan pendistribusian air bersih lanjutan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.

“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan. Jika kekeringan masih berlanjut dan masyarakat kembali membutuhkan bantuan air bersih, distribusi lanjutan akan dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan,” kata Hifny.

Kegiatan distribusi air bersih ini melibatkan BPBD Provinsi Gorontalo, BPBD Kabupaten Bone Bolango, Polri melalui Satpolairud Pos Tongo serta pemerintah setempat.

Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

BPBD juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi kekeringan masih berlangsung serta segera menyampaikan informasi kepada pemerintah setempat apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Distribusi air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meringankan dampak kekeringan yang terjadi di Desa Tongo, Kecamatan Bonepantai.

BPBD Provinsi Gorontalo menambahkan bahwa pemantauan kondisi kekeringan akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan pelayanan dan bantuan sesuai kebutuhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....