BPBD Boalemo Salurkan Air Bersih Bagi Masyarakat Terdampak

  • 20 Agt 2026 22:44 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boalemo mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kekurangan air akibat kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Boalemo, Roslina Karim, mengatakan distribusi air bersih telah dilakukan sejak 16 Agustus 2026 di sejumlah desa di Kecamatan Paguyaman. Wilayah yang mendapat pelayanan yakni Desa Wonggahu, Tenilo, Hulawa, dan Saripi.

“Untuk Desa Wonggahu sebanyak 24 kepala keluarga, Desa Tenilo 40 KK, Desa Hulawa 84 KK, dan Desa Saripi ada 521 KK yang mengalami kekurangan air bersih,” kata Roslina

Dengan demikian, total terdapat 669 kepala keluarga yang saat ini menjadi sasaran distribusi air bersih BPBD Kabupaten Boalemo. Penyaluran dilakukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama kondisi kemarau berlangsung.

Roslina mengatakan, dalam pelaksanaan distribusi, BPBD Boalemo juga mendapat dukungan dari Balai Wilayah Sungai Provinsi Gorontalo. Air yang didistribusikan bersumber dari hidran di depan Kantor Bupati Boalemo serta sumur bor yang berada di Desa Molombulahe.

Menurutnya, berdasarkan kajian risiko bencana, Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Dulupi termasuk wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih saat terjadi kemarau ekstrem. Namun, hingga saat ini belum ada laporan kekurangan air dari kedua kecamatan tersebut.

“Untuk Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Dulupi belum ada penyampaian kepada kami, sehingga baru Kecamatan Paguyaman yang kami layani. Tadinya Kecamatan Paguyaman tidak termasuk dalam pemetaan kajian risiko bencana terkait kekurangan air bersih, tetapi sekarang sudah mengalami kekeringan,” ujarnya.

Roslina mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih secara efisien dan tidak berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan mengingat kemarau diprediksi masih akan berlangsung dan ketersediaan air di sejumlah wilayah berpotensi semakin terbatas.

“Kami menginginkan masyarakat menggunakan air seefisien mungkin. Sekarang air masih ada di tempat-tempat tertentu, tetapi ke depan kami tidak bisa memprediksi apakah air itu akan terus tersedia. Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih seefisien mungkin,” tambahnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....