RRI dan Pemkab Gorontalo Perluas Syiar Al-Qur'an di Tolangohula

  • 07 Agt 2026 00:55 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID GORONTALO – Kolaborasi antara RRI Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus diperkuat dalam memperluas syiar Islam melalui media penyiaran. Salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan khatam Al-Qur’an bertema "Memberdayakan Baca Tulis Al-Qur’an" yang digelar Pemerintah Desa Makmur Abadi, Kecamatan Tolangohula, bekerja sama dengan RRI Gorontalo, dalam rangka memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Jannah itu dihadiri Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, Kepala RRI Gorontalo Abdul Haris Talamati, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Gorontalo, Camat Tolangohula, para kepala desa se-Kecamatan Tolangohula, majelis taklim, tokoh agama, serta unsur terkait lainnya.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang memadukan peringatan Hari Kemerdekaan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan rasa syukur sekaligus memperkuat pembinaan karakter masyarakat.

“Mengisi peringatan Hari Kemerdekaan dengan khatam Al-Qur’an merupakan sebuah kebanggaan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi syiar Islam bagi masyarakat di Kecamatan Tolangohula, tetapi juga dapat didengar oleh masyarakat luas melalui siaran RRI,” ujar Bupati di Masjid Nurul Jannah.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam membangun sumber daya manusia yang religius, berbudaya, unggul, dan kompetitif. Karena itu, Sofyan berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan RRI Gorontalo terus diperkuat agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara bergilir di desa-desa lain di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Kepala RRI Gorontalo Abdul Haris Talamati menjelaskan, komitmen RRI dalam mendukung syiar Al-Qur’an telah berlangsung sejak tahun 2000 melalui program pembelajaran mengaji yang mengajarkan huruf hijaiyah. Program tersebut kemudian berkembang pada tahun 2005 menjadi layanan Phone Tilawah.

“Mulai dari pembelajaran huruf hijaiyah melalui radio, program tersebut berkembang menjadi acara Phone Tilawah, di mana masyarakat dapat mengaji melalui telepon di siaran RRI, yang kemudian berkembang lagi pada tahun 2022 majelis taklim langsung datanag ke studio RRI untuk bertadarus al quran,” kata Haris.

Program tadarus Al-Qur’an yang kini melibatkan lebih dari 90 majelis taklim dengan sekitar 3.600 hingga 4.000 anggota di Provinsi Gorontalo. Menurut Haris, pengembangan syiar keagamaan tidak hanya dilakukan melalui siaran radio, tetapi juga diperluas melalui berbagai platform digital yang dikelola RRI.

“Saya di RRI itu mengelola 7 media yakni 4 media radio Programa 1, Programa 2, Programa 3 dan Programa 4, kemudian dua platform RRI Digital dan RRI News serta portal RRI.co.id. Kita juga punya media sosial terverifikasi yang jumlah interaksinya juga sangat dinamis perkembangannya,” ujarnya.

Melalui kolaborasi tersebut, RRI Gorontalo bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo berharap syiar Al-Qur’an dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas sekaligus mendorong peningkatan kemampuan baca tulis Al-Qur’an di berbagai wilayah, sejalan dengan semangat mengisi kemerdekaan melalui pembangunan karakter dan nilai-nilai keagamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....