Kumperindag Gorontalo: Cuaca dan Gangguan Pasokan Picu Kenaikan Harga Bahan Pokok

  • 04 Agt 2026 18:43 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo– Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo menyebut kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama beras dan minyak goreng, dipengaruhi oleh terganggunya pasokan dan ketersediaan barang akibat cuaca ekstrem serta distribusi dari luar daerah.

Pengawas Perdagangan Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo, Rizaldi Lihawa, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di lapangan dan laporan dari dinas perdagangan kabupaten/kota, kedua komoditas tersebut menjadi penyumbang utama kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.

"Terjadi kenaikan harga untuk beberapa komoditas tertentu, di antaranya beras dan minyak goreng. Penyebabnya lebih kepada pasokan dan ketersediaan," ujar Rizaldi kepada RRI, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, produksi beras lokal masih terdampak musim kemarau yang diperkirakan mencapai puncaknya pada Agustus 2026 sesuai prediksi BMKG. Kondisi tersebut mengakibatkan pasokan beras di pasar tradisional menjadi terbatas sehingga memicu kenaikan harga.

Sementara itu, minyak goreng yang sebagian besar dipasok dari luar Gorontalo juga mengalami gangguan distribusi, baik melalui jalur laut maupun darat, sehingga memengaruhi ketersediaan di pasaran.

Meski demikian, Rizaldi memastikan Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan pangan. Selain itu, distributor juga berkomitmen mempertahankan ketersediaan stok di pasar tradisional.

"Masyarakat tidak perlu khawatir selama komoditas tersebut masih tersedia. Kami bersama distributor berkomitmen menjaga ketersediaan di pasar, sehingga kemungkinan terjadi kelangkaan sangat kecil," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Gorontalo terus melakukan pemantauan harga dan pasokan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....