Perumda Tirta Boalemo Siaga Hadapi Kemarau, Imbau Warga Hemat Air

  • 20 Jul 2026 12:54 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Perumda Air Minum Tirta Boalemo meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dengan melakukan berbagai langkah antisipatif guna menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Upaya tersebut dilakukan seiring mulai menurunnya debit sejumlah sumber air baku di beberapa wilayah pelayanan akibat musim kemarau.

Direktur Perumda Tirta Boalemo, Hariyono Bokingo, dikonfirmasi RRI, Senin 20 Juli 2026 mengatakan, pihaknya terus memantau kondisi seluruh sumber air baku, mengoptimalkan distribusi air, serta menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi penurunan debit yang signifikan. Ia juga mengimbau seluruh pelanggan untuk menggunakan air secara bijaksana, menghindari pemborosan, serta menyiapkan cadangan air secukupnya sebagai antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan distribusi akibat kondisi alam.

"Dalam menghadapi musim kemarau, Perumda Air Minum Tirta Boalemo telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk menjaga kontinuitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. Kami terus memantau debit seluruh sumber air baku, mengoptimalkan distribusi air serta menyiapkan langkah-langkah darurat apabila terjadi penurunan debit yang signifikan," ujar Hariyono.

Menurut Hariyono, Perumda Tirta Boalemo saat ini melayani pelanggan di seluruh kecamatan melalui 11 instalasi pengolahan air. Namun, beberapa instalasi mulai mengalami penurunan debit air baku, terutama Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kecamatan Mananggu, Paguyaman, serta IPA Piloliyanga yang melayani wilayah ibu kota Tilamuta.

"Di wilayah-wilayah tersebut kami menghimbau masyarakat untuk menghindari pemborosan pemakaian air dan menggunakan air secara bijak agar pasokan yang didistribusikan kepada pelanggan tetap mencukupi," katanya

Ia menjelaskan, wilayah yang diperkirakan paling terdampak apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang adalah Kecamatan Paguyaman Pantai, Paguyaman, dan Mananggu. Ketiga wilayah tersebut hampir setiap tahun mengalami penurunan ketersediaan air baku saat musim kemarau.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Perumda Tirta Boalemo menyiagakan satu unit mobil tangki air yang dimiliki perusahaan. Meski usia kendaraan tersebut telah lebih dari dua dekade, armada tetap disiapkan untuk pelayanan darurat. Selain itu, Perumda juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Boalemo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang memiliki armada tangki air guna membantu penyaluran air bersih apabila terjadi kekurangan pasokan.

Selain menyiapkan distribusi darurat, petugas di unit pelayanan juga melakukan pembersihan pada sejumlah bangunan pengambilan air, khususnya di Kecamatan Mananggu dan Paguyaman. Pembersihan dilakukan untuk mengangkat material berupa batu, lumpur, dan sedimentasi yang menutup jalur aliran air sehingga dapat menghambat masuknya air ke instalasi pengolahan.

Hariyono mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketersediaan air bersih selama musim kemarau dengan menggunakan air secara hemat.

"Mari kita gunakan air dengan bijak, hindari pemborosan agar seluruh masyarakat dan pelanggan Perumda Tirta Boalemo tetap dapat menikmati layanan air bersih meskipun memasuki musim kemarau," pungkasnya. (RA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....