BPS Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Tak Ada Kaitan dengan Pajak

  • 02 Jul 2026 12:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo - Isu yang mengaitkan Sensus Ekonomi 2026 dengan kenaikan pajak menjadi penyebab masih adanya penolakan terhadap petugas sensus di Kota Gorontalo. Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan pendataan tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan penetapan maupun penambahan pajak masyarakat. Selama pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, sejumlah petugas masih menemukan masyarakat yang enggan memberikan data. Bahkan, terdapat beberapa oknum tokoh masyarakat yang memilih tidak ikut didata dengan berbagai alasan.

Salah satu penyebab penolakan adalah beredarnya anggapan bahwa informasi mengenai jumlah usaha, kondisi ekonomi, maupun tingkat kesejahteraan akan digunakan pemerintah sebagai dasar menaikkan besaran pajak.

"Anggapan bahwa data Sensus Ekonomi akan digunakan untuk menaikkan pajak merupakan informasi yang tidak benar. Pendataan ini tidak memiliki hubungan dengan perpajakan," ucap Kepala BPS Kota Gorontalo, Sri Dewi Monoarfa, Rabu 1 Juli 2026.

Ia menjelaskan, tujuan utama Sensus Ekonomi 2026 adalah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi usaha masyarakat, perkembangan aktivitas ekonomi, serta tingkat kesejahteraan warga di setiap wilayah.

Data tersebut, lanjutnya, akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Dengan informasi yang akurat, pemerintah dapat mengetahui sektor usaha yang perlu diperkuat maupun bentuk intervensi yang paling dibutuhkan masyarakat.

"Melalui data yang lengkap, pemerintah dapat melihat kebutuhan riil masyarakat sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan, bukan untuk kepentingan penarikan pajak," kata Sri Dewi Monoarfa.

Sri Dewi mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Ia berharap warga bersedia menerima petugas sensus dan memberikan data secara jujur agar hasil pendataan mencerminkan kondisi ekonomi yang sebenarnya.

Menurutnya, semakin tinggi partisipasi masyarakat, semakin baik pula kualitas data yang dihasilkan. Data yang akurat akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, pemberdayaan usaha, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Gorontalo.

"Kami berharap seluruh masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan menerima petugas sensus dan memberikan informasi yang benar. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang akan digunakan untuk pembangunan," tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....