HUT Bhayangkara ke 80, Polresta Gorontalo Kota Dukung Pemkot Berantas Miras
- 01 Jul 2026 10:04 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Kota Gorontalo – Polresta Gorontalo Kota menegaskan komitmennya mendukung Pemerintah Kota Gorontalo dalam memberantas peredaran minuman keras (miras) sebagai upaya menekan angka kriminalitas di daerah tersebut.
Komitmen itu disampaikan Kapolresta Gorontalo Kota, Kombes Pol. Suryono, usai memimpin Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Rabu 1 Juli 2026. Upacara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gorontalo.
Suryono mengatakan sejak menjabat sebagai Kapolresta Gorontalo Kota, pihaknya telah menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea khususnya dalam pemberantasan peredaran minuman keras.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Polresta Gorontalo Kota diperintahkan untuk rutin menggelar razia di lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran maupun konsumsi minuman keras.
"Tujuannya untuk menekan secara signifikan sehingga tindak pidana yang diawali oleh miras dapat diminimalisasi di Kota Gorontalo," kata Suryono.
Menurutnya, langkah tersebut mulai menunjukkan hasil. Pada semester pertama 2026, angka tindak pidana di Kota Gorontalo mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meski demikian, Suryono mengakui kasus penganiayaan dan pengeroyokan masih menjadi jenis tindak pidana yang paling dominan terjadi di wilayah Kota Gorontalo.
Ia menjelaskan, sebagian kasus memang dipicu oleh pengaruh minuman keras, meskipun tidak seluruhnya berawal dari faktor tersebut.
Karena itu, Polresta Gorontalo Kota terus meningkatkan kegiatan kepolisian, terutama pada malam akhir pekan, melalui patroli dan razia untuk menekan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain fokus pada pemberantasan miras, Suryono menyampaikan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengatakan amanat Presiden yang dibacakan dalam upacara menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan kelembagaan Polri agar mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, ukuran utama keberhasilan institusi kepolisian adalah meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....