Penyalahgunaan Narkotika Butuh Peran Aktif Masyarakat
- 27 Jun 2026 10:44 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – Penyalahgunaan narkotika masih menjadi persoalan yang kompleks dan tergolong sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa. Berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, lingkungan, hingga tekanan pendidikan, dinilai turut memengaruhi meningkatnya risiko penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Penyuluh Narkoba BNNP Gorontalo, Dani Puluhulawa, mengatakan penanganan penyalahgunaan narkotika tidak dapat dilakukan oleh BNN sendiri. “Kita butuh peran masyarakat, khususnya dalam menangani masalah narkoba. Kita tidak bisa bergerak sendiri,” ujar Dani.
Ia menjelaskan, BNN terus menggalakkan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sebagai upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, keterlibatan keluarga, sekolah, dan lingkungan menjadi kunci dalam menekan angka penyalahgunaan narkotika.
Dani juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap tren penggunaan rokok elektronik atau vape. Ia menyebut, saat ini terdapat vape yang mengandung zat narkotika seperti etomidat yang telah diatur dalam ketentuan hukum di Indonesia.
“Karena ada kandungan etomidat, jika ada vape yang mengandung narkotika maka akan kita tindak,” tegas Dani Puluhulawa.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mengikuti tren tanpa mengetahui kandungan maupun risikonya. Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika diharapkan dapat berjalan lebih efektif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....