Taspen dan Ombudsman Gorontalo Perkuat Sinergi Tingkatkan Pelayanan Publik
- 18 Jun 2026 14:15 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo – PT Taspen (Persero) Cabang Gorontalo menjalin silaturahmi kelembagaan dengan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya yang berkaitan dengan layanan bagi pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kunjungan tersebut dipimpin Kepala Cabang PT Taspen Gorontalo, Ariestiana, bersama jajaran manajemen dan diterima langsung Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Gorontalo, Muslimin, didampingi Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi dan Verifikasi Laporan (PVL), Azhary Fardiansyah, di Kantor Ombudsman Gorontalo, Rabu 17 Juni 2026.
Dalam pertemuan itu, kedua lembaga membahas berbagai isu pelayanan publik, termasuk penanganan pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan layanan Taspen.
Kepala Perwakilan Ombudsman Gorontalo, Muslimin, menegaskan pihaknya terbuka untuk membangun kerja sama dengan PT Taspen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Ombudsman memiliki pendekatan penyelesaian laporan masyarakat melalui metode propartif atau progresif dan partisipatif, yakni penyelesaian pengaduan tanpa harus melalui proses pemeriksaan formal.
“Kami terbuka bekerja sama dengan Taspen dalam memperkuat kualitas pelayanan publik yang berhubungan dengan pengaduan masyarakat. Melalui pendekatan propartif, berbagai laporan dapat diselesaikan lebih cepat melalui sinergi dengan penyelenggara pelayanan publik,” ujar Muslimin.
Selain itu, Ombudsman juga menawarkan kolaborasi melalui program Ombudsman On The Spot (OTS) yang selama ini dilaksanakan di tingkat kecamatan, terutama di wilayah yang jauh dari pusat layanan.
Melalui program tersebut, Taspen dinilai dapat memanfaatkan momentum untuk melakukan sosialisasi berbagai program dan layanan kepada masyarakat, khususnya ASN yang akan memasuki masa pensiun.
Dalam kesempatan itu, Ombudsman juga mendorong PT Taspen untuk mengembangkan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang menyasar keluarga pensiunan dan pelaku usaha mikro.
Menurut Muslimin, program pemberdayaan ekonomi melalui CSR dapat menjadi salah satu kontribusi nyata dalam membantu meningkatkan kesejahteraan para pensiunan dan keluarganya.
“Selama ini pensiunan banyak menjadi sasaran layanan pembiayaan. Ke depan, kami berharap ada program pemberdayaan melalui CSR yang dapat membantu pengembangan usaha kecil dan mikro bagi para pensiunan,” katanya.
Selain kerja sama formal, kedua lembaga juga membuka peluang membangun hubungan kelembagaan melalui kegiatan informal, termasuk olahraga bersama sebagai sarana mempererat silaturahmi antarpegawai.
Ombudsman mencatat, pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan layanan Taspen secara umum berkisar pada persoalan keterlambatan pencairan dana pensiun, pelayanan bagi kelompok rentan, hingga sengketa ahli waris. Melalui sinergi yang semakin kuat, kedua pihak berharap kualitas pelayanan publik di Gorontalo dapat terus meningkat dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....