Teknologi Pertanian Petani Jagung di Gorontalo Dinilai Minim

  • 16 Jun 2026 18:03 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, Gorontalo – Pemanfaatan teknologi pertanian di kalangan petani jagung di Provinsi Gorontalo dinilai masih belum optimal. Keterbatasan jumlah alat dan mesin pertanian serta kemampuan sumber daya manusia menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi penerapan teknologi di lapangan.

Petani Jagung Gorontalo, Irfan Matalauni, mengatakan penggunaan teknologi oleh petani jagung saat ini masih tergolong minim. Menurutnya, meskipun beberapa teknologi pertanian telah diterapkan, keberadaannya belum mampu memenuhi kebutuhan petani secara menyeluruh.

“Penggunaan teknologi oleh petani jagung masih sangat minim. Memang sudah ada beberapa teknologi yang diterapkan, tetapi belum memadai untuk menjawab kebutuhan yang ada,” ujarnya.

Irfan menjelaskan, salah satu kendala utama adalah keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam mengoperasikan teknologi pertanian. Selain itu, jumlah alat dan mesin pertanian yang tersedia dinilai belum sebanding dengan luas lahan pertanian jagung yang ada di Gorontalo.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat pemanfaatan teknologi belum dapat dilakukan secara maksimal untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.

Selain menyoroti keterbatasan alat, Irfan juga menekankan pentingnya perawatan terhadap sarana dan prasarana pertanian yang telah tersedia. Ia menilai kesadaran petani dalam menjaga dan merawat alat pertanian perlu terus ditingkatkan agar umur pakai alat lebih panjang dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Irfan berharap ke depan pemerintah dan pihak terkait dapat memperluas akses petani terhadap teknologi pertanian sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendampingan. Dengan demikian, pemanfaatan teknologi dapat lebih optimal dalam mendukung peningkatan produksi jagung di Gorontalo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....