Harga Cabai Rawit di Gorontalo Turun, Warga Diuntungkan?
- 05 Agt 2026 09:10 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo - Harga sejumlah komoditas pangan utama di Provinsi Gorontalo mengalami penurunan seiring melimpahnya pasokan hasil panen hortikultura. Berdasarkan pantauan RRI di Pasar Rabu Andalas, Kota Gorontalo, Rabu 5 Agustus 2026, cabai rawit dijual Rp40.000 per kilogram, tomat berkisar Rp5.000 hingga Rp8.000 per kilogram, dan bawang merah Rp18.000 hingga Rp25.000 per kilogram.
Penurunan harga tersebut dipengaruhi melimpahnya produksi lokal yang didukung masuknya pasokan komoditas dari luar daerah. Kondisi itu membuat stok di pasar meningkat sehingga harga sejumlah kebutuhan pokok masyarakat bergerak turun.
Akademisi Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Ikbal Bahua, mengatakan melimpahnya pasokan hortikultura merupakan dampak dari musim panen yang berlangsung di sejumlah sentra produksi, baik di Gorontalo maupun daerah pemasok lainnya.
"Melimpahnya produksi hortikultura tidak hanya berasal dari petani lokal, tetapi juga diperkuat pasokan dari luar daerah. Akibatnya stok di pasar meningkat dan harga komoditas seperti cabai, tomat, serta bawang merah mengalami penurunan," ucap Prof. Ikbal Bahua.
Menurutnya, kondisi tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat karena kebutuhan pangan dapat dibeli dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah musim kemarau yang saat ini melanda Gorontalo.
"Bagi konsumen, ini menjadi kesempatan untuk memenuhi kebutuhan hortikultura dengan harga yang lebih murah. Daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan juga menjadi lebih baik karena harga relatif terjangkau," kata Prof. Ikbal Bahua.
Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa penurunan harga yang terlalu dalam juga perlu menjadi perhatian karena dapat memengaruhi pendapatan petani, khususnya mereka yang sedang memasuki masa panen raya.
Prof. Ikbal menilai pemerintah bersama para pelaku usaha perlu menjaga keseimbangan antara produksi, distribusi, dan pemasaran agar harga tetap stabil tanpa merugikan petani maupun konsumen.
"Keberlanjutan produksi dan kelancaran distribusi harus terus dijaga agar ketersediaan pangan tetap aman. Stabilitas harga juga penting untuk menjaga kesejahteraan petani di tengah musim panen raya," tambahnya.
Penurunan harga komoditas hortikultura di Gorontalo diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah untuk memperkuat sistem distribusi pangan. Dengan demikian, stabilitas harga dapat dipertahankan tanpa mengurangi keuntungan yang layak bagi para petani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....