Kemajuan Teknologi Pertanian di Gorontalo Belum di Tunjang Dengan Jaringan Inter

  • 16 Jun 2026 04:12 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Pemanfaatan teknologi pertanian modern dinilai menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Gorontalo. Namun, transformasi menuju pertanian berbasis teknologi membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai, terutama akses internet hingga ke wilayah pedesaan.

Akademisi Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Ikbal Bahua, mengatakan kemajuan teknologi pertanian saat ini menuntut petani untuk terus beradaptasi dengan berbagai inovasi yang dapat menunjang peningkatan hasil produksi.

Menurutnya, petani perlu memahami penggunaan teknologi pertanian yang terus berkembang, mulai dari sistem budidaya modern hingga pemanfaatan peralatan dan aplikasi digital yang mendukung aktivitas pertanian.

"Petani perlu mengetahui dan memahami bagaimana memanfaatkan teknologi pertanian yang sudah mengalami kemajuan signifikan. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, petani dapat menerapkan sistem budidaya yang lebih efektif dan efisien," ujar Ikbal Bahua, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, keberhasilan penerapan teknologi pertanian tidak hanya bergantung pada kesiapan sumber daya manusia, tetapi juga harus didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana penunjang. Salah satu kebutuhan mendasar yang saat ini menjadi perhatian adalah akses internet yang merata.

Menurut Ikbal, transformasi pertanian berbasis teknologi akan memudahkan petani mempelajari berbagai metode penanaman modern, memperoleh informasi pasar, hingga mengakses berbagai inovasi pertanian yang berkembang secara cepat.

Meski demikian, ia mengakui sebagian petani di Gorontalo telah mulai memanfaatkan kemajuan teknologi dalam aktivitas pertanian mereka. Namun, masih terdapat sejumlah wilayah yang menghadapi keterbatasan jaringan internet sehingga menghambat proses adopsi teknologi tersebut.

"Khusus di wilayah pedesaan, masih ada beberapa desa yang belum memiliki ketersediaan jaringan internet yang memadai. Kondisi ini menjadi salah satu kendala yang dihadapi masyarakat, khususnya petani, dalam mengakses perkembangan teknologi pertanian," katanya.

Karena itu, Ikbal berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur digital, terutama di kawasan pedesaan yang menjadi sentra produksi pertanian.

Menurutnya, apabila akses internet dapat tersedia secara merata dan berkualitas, petani akan lebih mudah mengakses informasi, meningkatkan kapasitas usaha tani, serta memanfaatkan teknologi modern untuk mendongkrak produktivitas dan kesejahteraan mereka.

"Intervensi pemerintah sangat dibutuhkan untuk memastikan ketersediaan internet yang memadai. Jika persoalan ini dapat dibenahi, maka petani akan lebih mudah memanfaatkan teknologi pertanian guna meningkatkan hasil produksi," pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....