Kesbangpol Gorut Ajak Generasi Muda Tangkal Hoaks dan Ujaran Kebencian

  • 14 Jun 2026 08:49 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.ID, GORONTALO – Informasi yang mengandung ujaran kebencian melalui media sosial perlu diantisipasi oleh generasi muda karena dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta mengancam nilai-nilai kebhinekaan. Selain itu, maraknya berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial menjadi perhatian serius di era kemajuan teknologi informasi saat ini.

Generasi muda sejak dahulu telah memainkan peran penting dalam perjuangan bangsa hingga terwujudnya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Karena itu, nilai-nilai perjuangan generasi muda terdahulu patut dijadikan teladan, khususnya bagi generasi muda saat ini.

Kepala Kesbangpol Gorontalo Utara, Roy Van Solang, mengemukakan pentingnya menjaga nilai kebhinekaan serta persatuan dan kesatuan yang telah dirumuskan para pendiri bangsa melalui perjuangan panjang menuju Indonesia merdeka.

“Nilai-nilai kebhinekaan, persatuan, dan kesatuan harus terus dijaga dan dipertahankan oleh generasi muda ke depan. Semangat perjuangan tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam membangun bangsa dan daerah,” ujar Roy Van Solang, Sabtu (13/6/2026).

Sebagai tindak lanjut, Kesbangpol Kabupaten Gorontalo Utara terus melakukan pembinaan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda dari berbagai suku, agama, dan budaya, untuk memperkuat komitmen dalam menumbuhkan nilai persatuan dan kesatuan bangsa.

Roy mengakui bahwa kemajuan teknologi informasi saat ini menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi generasi muda di tengah kehidupan bermasyarakat. Perkembangan zaman dikhawatirkan dapat memengaruhi pola pikir generasi muda sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa.

Ia menambahkan, berbagai informasi yang beredar melalui media sosial, terutama berita bohong atau hoaks, perlu diwaspadai dan diantisipasi oleh generasi muda. Demikian pula dengan ujaran kebencian yang kerap beredar di media sosial karena berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa serta mengikis nilai-nilai kebhinekaan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....