Pengelolaan Perpustakaan Desa di Gorontalo Dinilai Belum Maksimal
- 19 Mei 2026 17:55 WIB
- Gorontalo
RRI.CO.ID, Gorontalo— Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menilai pengelolaan perpustakaan desa di sejumlah wilayah belum berjalan maksimal, terutama akibat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengelola.
Pustakawan Ahli Utama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo, Erna Harmain, mengatakan secara jumlah keberadaan perpustakaan desa di Gorontalo sudah cukup banyak. Namun, pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala.
“Masalahnya kadang pada SDM. Pengelola perpustakaan desa itu sering berganti,” ujar Erna.
Selain persoalan SDM, keterbatasan biaya operasional juga menjadi faktor yang menyebabkan sebagian perpustakaan desa tidak berjalan optimal.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat beberapa perpustakaan desa bahkan mengalami penurunan aktivitas hingga jarang beroperasi.
Untuk mengatasi hal itu, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo terus melakukan pembinaan melalui berbagai kegiatan literasi dan pelatihan pengelolaan perpustakaan desa.
“Nah ini gunanya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama pengelola perpustakaan desa,” jelasnya.
Erma menambahkan, bantuan pemerintah terhadap perpustakaan desa sejauh ini tidak hanya terbatas pada penyediaan buku bacaan, tetapi juga mencakup dukungan bagi taman baca masyarakat, masjid, dan komunitas literasi lainnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat dan pengelola perpustakaan untuk meningkatkan budaya literasi di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....