Bawaslu Gorontalo Tekankan Kesiapan Komunikasi Fasilitator

  • 17 Mei 2026 23:59 WIB
  •  Gorontalo

RRI.CO.iD, GORONTALO – Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, Lismawy Ibrahim, menekankan pentingnya kesiapan fasilitator dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026 di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) fasilitator P2P Tahun 2026 yang digelar melalui Zoom Meeting

Menurut Lismawy Ibrahim, keberhasilan pelaksanaan P2P tidak hanya ditentukan oleh kualitas materi, melainkan juga kemampuan fasilitator dalam membangun komunikasi dan interaksi yang baik dengan peserta. Ia menilai fasilitator memiliki peran krusial dalam memastikan materi pengawasan partisipatif dapat dipahami secara menyeluruh oleh peserta di daerah masing-masing.

Lismawy menjelaskan bahwa fasilitator harus mampu membangun suasana pembelajaran yang aktif dan komunikatif. Hal ini bertujuan agar peserta tidak sekadar menerima materi secara pasif, tetapi juga memahami esensi pengawasan partisipatif dan mampu menerapkannya di lingkungan tempat tinggal mereka.

Ia juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ToT ini karena dinilai menjadi ruang yang efektif untuk menyamakan persepsi antara Bawaslu Provinsi Gorontalo dan Bawaslu Kabupaten/Kota terkait substansi serta metode pelaksanaan P2P. Keseragaman pemahaman ini dipandang penting agar tujuan pembentukan kader pengawas partisipatif dapat tercapai secara maksimal.

Selain itu, Lismawy menegaskan bahwa penguatan pengawasan partisipatif harus terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi dinamika pemilu dan derasnya perkembangan informasi di tengah masyarakat. Ia berharap para fasilitator mampu menjadi penggerak utama dalam membangun kesadaran warga untuk ikut terlibat aktif dalam mengawal pemilu.

Kegiatan ToT fasilitator P2P Tahun 2026 tersebut dihadiri oleh pimpinan Bawaslu Provinsi Gorontalo, pejabat struktural, pelaksana bagian pengawasan, serta perwakilan fasilitator dari seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo. Melalui pembekalan ini, pelaksanaan P2P yang dijadwalkan pada 19 Mei 2026 mendatang diharapkan dapat berjalan optimal dan sukses melahirkan kader pengawas partisipatif yang aktif, kritis, dan berintegritas.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....